Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    3 Aturan Diet yang Boleh Anda Langgar

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    3 Aturan Diet yang Boleh Anda Langgar

    Post  flade on Wed Jun 08, 2011 1:31 am

    3 Aturan Diet yang Boleh Anda Langgar


    Semakin banyak aturan, semakin mungkin aturan itu ingin Anda langgar. Hal itu pun berlaku dalam diet.

    Namun ternyata menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity, orang yang sesekali melanggar aturan dietnya bisa lebih sukses menurunkan berat badan ketimbang yang taat peraturan. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

    Berikut ini tiga aturan diet yang bisa Anda langgar, namun Anda tetap berada di zona aman dalam berdiet, seperti dilansir Women's Health:

    1. Makan Sedikit-sedikit, Lima Kali Sehari

    Makan sedikit-sedikit tapi sering, termasuk salah satu aturan dalam berdiet. Namun Anda seringkali susah menerapkan aturan ini. Menurut Ahli Nutrisi Renee Melton, hal itu tidak masalah.

    "Jadwal kerjaku juga tidak bisa membuatku punya waktu untuk menyiapkan makanan ringan yang sehat. Jadi yang aku bisa aku lakukan adalah makan setidaknya tiga kali dalam sehari," ujarnya.

    Ditambah lagi menurut beberapa penelitian, kegemukan terjadi pada mereka yang makan lebih dari tiga kali, khususnya wanita. Semakin sering seseorang menguyah sesuatu, semakin mungkin juga orang itu makan berlebih.

    "Anda pun jadi harus terus berpikir, apa yang akan dimakan. Hal ini bisa membuat stres," tambah Melton.

    2. Jangan Makan di Malam Hari

    Aturan diet ini sudah dilanggar oleh penulis buku 'Dr. Ann's 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss and Lifelong Vitality,' Ann G. Kulze. Setiap hari, dia baru makan malam pukul sembilan malam.

    "Kalori yang Anda konsumi pada pukul 09.00 malam ditangani tidak jauh berbeda oleh tubuh dibandingkan yang dikonsumsi pada pukul 09.00 pagi," ujar Kuzle.

    Menurut penelitian yang dipublikasikan European Journal of Clinical Nutrition, wanita gemuk lebih sering makan di malam hari ketimbang wanita langsing. Wanita gemuk juga lebih mudah makan lebih banyak di malam hari.

    Anda yang baru makan malam di malam hari juga punya satu keuntungan tersendiri. Keuntungan itu adalah, Anda jadi terhindar dari godaan ngemil, yang justru bisa membuat diet rusak.

    Bagaimana agar makan malam Anda tidak merusak diet? Salah satu hal yang menyebabkan seseorang makan sangat banyak di malam hari adalah karena mereka menahan lapar sejak makan terakhir, yaitu makan siang. Oleh karena itu, makanlah snack yang sehat di sore hari.
    Saat makan malam tiba, sebaiknya jangan makan sambil menonton televisi karena ini bisa membuat Anda tidak memperhatikan berapa banyak makanan yang sudah masuk ke mulut. Duduklah di meja makan sehingga Anda bisa fokus pada makanan yang di makan.

    3. Hindari Roti, Nasi dan Pasta

    Penelitian yang dimuat dalam Journal of the American Dietetic Association menemukan bahwa orang-orang yang menjalani diet tinggi karbohidrat lebih langsing ketimbang yang menjalani diet rendah karbohidrat. Mereka pun tetap lebih langsing, meski sesekali mengonsumsi karbohidrat yang kurang baik seperti roti non gandum.

    Sebenarnya, diet tinggi karbohidrat ini memiliki kekurangan yaitu bisa membuat gula darah naik. Oleh karena itu, jika Anda ingin sesekali makan roti, nasi atau pasta, cobalah rekomendasi dari Departemen Pertanian Amerika ini yaitu dengan mengonsumsi enam ons karbohidrat setiap hari.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 12:43 pm