Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bertemu Jodoh Ketika Ingin Bunuh Diri

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Bertemu Jodoh Ketika Ingin Bunuh Diri

    Post  kuning on Sun Jun 12, 2011 1:21 am

    Bertemu Jodoh Ketika Ingin Bunuh Diri


    Jodoh adalah sesuatu yang paling dinanti setiap insan, baik pria maupun wanita. Dimanapun , kapanpun, dan dengan siapa jodoh kita, tetaplah menjadi suatu rahasia Tuhan.
    Seperti kisah cinta romantis nan unik antara Andriej Ivanov dan Maria Petrova. Mereka sebelumnya tidak menyadari bahwa ada hikmah dibalik kegagalan mereka membina hubungan cinta sebelumnya.

    Andriej Ivanov 26 tahun, Seorang pria yang tengah patah hati, mencoba untuk bunuh diri di sebuah jembatan. Namun takdir berkata lain. Pria itu malah menemukan pujaan hati baru, saat sang wanita juga mencoba bunuh diri.
    Andriej Ivanov patah hati karena ditinggal mati oleh tunangannya sehari sebelum mereka melangsungkan pernikahan. Dia mencoba untuk mengakhiri hidupnya di Jembatan Ufa, pusat Rusia.

    Tapi ketika dia tiba di sana, dia melihat Maria Petrova 21 tahun, yang sedang menaiki pagar jembatan dan ingin mencoba terjun, karena telah diusir oleh orang tuanya. Sang wanita nekat akan terjun bebas lantaran hamil di luar nikah.

    Maria hampir saja terjun dari jembatan setinggi 100 kaki itu, tapi Andriej menariknya dari pinggiran jembatan.

    "Dalam hati saya berkata, saya tidak bisa membiarkannya melompat, walaupun saya juga ingin melakukannya," ujar Andriej.

    "Saya berteriak, 'Berhenti' dan langsung lari ke arahnya. Dia jatuh di tangan saya sambil menangis, saya pun ikut menangis. Kami berpegangan satu sama lain dan mulai berbincang tanpa henti. Malam itu telah menyelamatkan saya dan dirinya," lanjutnya seperti dilansir orange.co.uk.

    Kini mereka berencana untuk menikah setelah mereka menceritakan pengalaman mereka lolos dari kematian kepada keluargnya.

    "Dia satria penyelamat saya. Semua rasa sakit yang pernah saya rasakan hanya sekejap dan itu menuntun saya ke Andriej," ujar Maria.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 1:24 am