Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    'Boleh Nikah Muda Tapi Jangan Buru-buru Hamil'

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    'Boleh Nikah Muda Tapi Jangan Buru-buru Hamil'

    Post  ludwina on Wed Jun 15, 2011 6:31 am

    'Boleh Nikah Muda Tapi Jangan Buru-buru Hamil'



    Imbauan untuk menunda usia kehamilan sering dibenturkan dengan nilai-nilai adat dan agama. Menurut Kepala BKKBN, nikah muda boleh-boleh saja asal jangan hamil sebelum umur 20 tahun karena risiko meninggal saat melahirkan 2 kali lebih besar.

    Umur ideal bagi perempuan untuk hamil dan melahirkan menurut Kepala Badan Kependudukan (sebelumnya ditulis Koordinasi) dan Keluarga Berencana (BKKBN), Sugiri Sjarief adalah 20-35 tahun. Di bawah itu, organ reproduksi belum benar-benar siap sehingga rentan mengalami komplikasi.

    "Hamil di bawah umur 20 tahun, risiko untuk meninggal saat melahirkan 2 kali lebih besar dibanding hamil umur 20-35 tahun," tegas Sugiri dalam acara temu kader dan pengelola Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja, Kendari.

    Dengan menunda usia kehamilan, Sugiri memperkirakan Angka Kematian Ibu (AKI) saat melahirkan bisa ditekan hingga setengah dari angka yang sekarang. Data terakhir yang dimiliki BKKBN menunjukkan, AKI di Indonesia masih mencapai 228/100 ribu kelahiran hidup.

    Angka sebesar itu cukup memprihatinkan karena sebanding dengan kapasitas 1 unit pesawat untuk penerbangan sipil. Mengingat di Indonesia ada sekitar 4,5 juta kelahiran/tahun (data riskedas 2007), maka dalam setahun jumlah ibu yang meninggal seperti dilustrasikan Sugiri setara dengan korban tewas jika ada 45 pesawat terbang jatuh bersamaan.

    Meski risiko kematiannya sangat tinggi, kecenderungan untuk menikah lalu hamil di usia muda sulit dicegah. Tradisi di beberapa daerah seperti di Pantai Utara Jawa malah menganggap, nikah muda khususnya sehabis musim panen dianggap simbol kesuksesan.

    "Nikah muda boleh-boleh saja, yang penting tunda dulu jangan hamil sampai umur 20 tahun. Nah, bisa nggak itu menunda?" tantang Sugiri.

    Sugiri menambahkan, hamil dan melahirkan di usia terlalu muda sama bahayanya dengan hamil di usia terlalu tua. Asal tahu saja, risiko kematian saat melahirkan di atas usia 35 tahun mencapai 3 kali lebih tinggi dibandingkan usia ideal yang dianjurkan yakni 20-35 tahun.



      Waktu sekarang Fri Jan 20, 2017 10:48 am