Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kardus Makanan Bisa Picu Kanker

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Kardus Makanan Bisa Picu Kanker

    Post  ludwina on Fri Jun 17, 2011 6:36 am

    Kardus Makanan Bisa Picu Kanker


    Sejumlah ilmuwan di Swiss menemukan bahwa karton kemasan berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Selain terbuat dari kertas bekas yang tak terdeteksi riwayatnya, karton-karton tersebut umumnya menggunakan campuran minyak mineral yang berpotensi mengontaminasi produk makanan yang dikemasnya.

    Dr Connie Grob yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, sejumlah makanan yang dikemas dengan karton memiliki kandungan minyak mineral 100 kali melebihi ambang batas normal. "Kontaminasi terjadi karena minyak mineral mengalami penguapan, bahkan melalui serpihannya," katanya, seperti dikutip Genius Beauty.

    Menurut Grob, kontaminasi minyak mineral ke dalam produk makanan jelas berbahaya karena berpotensi masuk ke tubuh manusia. Zat itu bisa mengembangkan berbagai penyakit serius seperti kanker, dan peradangan ogan internal.

    Di Eropa, sebagian besar produk makanan dikemas menggunakan karton daur ulang semacam itu. Mulai dari tepung, nasi, pasta, dan sereal untuk sarapan.

    Salah satu produsen sereal, Jordan, telah mengumumkan bahwa produknya tak lagi menggunakan karton daur ulang. Melihat hasil penelitian itu, mereka langsung mengganti kemasannya dengan karton berbahan baku primer yang lebih ramah terhadap kesehatan.

    Hasil penelitian itu juga memancing sejumlah perusahaan makanan kemasan untuk mempertimbangkan langkah serupa. Sementara Badan Standarisasi Makanan di Inggris menyatakan masih mengkaji relevansi penelitian tersebut untuk sebuah kebijakan yang tegas, kelak.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 9:25 pm