Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Benarkah Obesitas di Usia Remaja Picu Kanker?

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Benarkah Obesitas di Usia Remaja Picu Kanker?

    Post  lea on Mon Jun 20, 2011 1:49 am

    Benarkah Obesitas di Usia Remaja Picu Kanker?


    Seperti diketahui, obesitas merupakan gudang penyebab timbulnya banyak penyakit. Bahkan sebuah studi baru menemukan bahwa obesitas yang dialami remaja selama bertahun-tahun berisiko meninggal akibat kanker di kemudian hari.

    Studi ini menemukan bahwa pria yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas saat usia remaja, 35 persen lebih mungkin meninggal akibat kanker karena berat badan yang tak sehat.

    Bahkan jika berhasil mengurangi berat badan saat usia pertengahan, tidak akan mengurangi risiko ekstra pengembangan kanker. Penyakit kanker paru-paru, ginjal kulit, dan prostat merupakan jenis penyakit yang rentan dialami oleh penderita obesitas di usia remaja.

    Seorang ilmuwan Inggris telah melakukan penelitian pada 20 ribu pria . Hasil temuan menyimpulkan bahwa sangat penting menjaga berat badan yang sehat sepanjang hidup.

    Peneliti Dr Linsay Gray dari Medical Research Council (MRC), mengatakan ini adalah pertama kalinya dampak dari obesitas pada masa dewasa awal ditemukan berisiko menimbulkan kanker dikemudian hari.

    Indeks massa tubuh yang tinggi serta sistem penilaian berat badan telah dikaitkan dengan beberapa kanker, dan selalu terbukti di kemudian hari.

    "Hal ini sangat menarik bahwa Indeks Massa Tubuh lebih tinggi pada usia 18 tahun benar-benar mengarah pada risiko kanker dibanding Indeks Massa Tubuh yang tinggi saat usia pertengahan,” ujar Linsay dikutip dari Daily Mail.

    Hasil penelitian ini memberikan pesan yang jelas, menjaga berat badan yang sehat secara signifikan dapat mengurangi kesempatan Anda terkena kanker.

    "Temuan ini seharusnya menjadi sinyal kewaspadaan untuk para remaja agar bisa menjaga berat badan yang sehat,” tambahnya.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:06 pm