Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Libur Ekstra Tiap 2 Bulan Paling Ideal untuk Hindari Stres

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Libur Ekstra Tiap 2 Bulan Paling Ideal untuk Hindari Stres

    Post  flade on Wed Jun 22, 2011 9:56 am

    Libur Ekstra Tiap 2 Bulan Paling Ideal untuk Hindari Stres


    Tingkat stres yang tinggi sering dialami para pekerja kantoran yang sepanjang hari waktunya habis di depan komputer. Agar tidak stres dan kehilangan motivasi bekerja, idealnya jatah libur diambil tiap 2 bulan untuk pergi berlibur.

    Sekalipun seseorang sangat menikmati pekerjaannya, tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk istirahat secara total tiap periode tertentu. Bekerja dengan rutinitas yang tetap selama lebih dari 2 bulan disebut-sebut kurang ideal bagi seorang pekerja kantoran.

    Menurut sebuah survei, terlalu lama menjalankan aktivitas dengan jadwal yang itu-itu saja bisa membuat karyawan jadi lebih gelisah, agresif dan bahkan sakit-sakitan. Akibatnya performa kerja menurun, bahkan tak jarang kehilangan semangat kerja alias burnout.

    Survei yang dilakukan oleh Post Office Travel Insurance tersebut mengungkap, hanya 20 persen pekerja kantoran di Inggris yang rutin memanfaatkan cuti tiap 2 atau 3 bulan. Selebihnya, sekitar 44 persen hanya mengambil cuti tiap 1,5 tahun atau lebih.

    Liburan ekstra selama 1-2 hari tiap 2 bulan terbukti paling efektif memulihkan semangat kerja para karyawan sehingga kinerjanya kembali optimal. Namun dalam penelitian tersebut, liburan ekstra yang terlalu lama yakni lebih dari 2 pekan tidak akan memberikan manfaat ekstra.

    "Karyawan yang jarang mengambil jatah cuti cenderung lebih sering mengalami kegelisahan, agresif dan akhirnya mengundurkan diri. Dampak lainnya adalah mudah sakit dan susah tidur," ungkap Prof Cary Cooper, psikolog dari Lancester University seperti dikutip dari Dailymail.

    Fakta lain yang terungkap dalam survei tersebut adalah, karyawan laki-laki lebih mudah memutuskan untuk mengambil cuti dibandingkan perempuan. Selain itu, karyawan laki-laki cenderung mengambil cuti berlibur dengan durasi lebih panjang dari perempuan.



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 6:59 am