Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Kenali 8 Penyebab Stres Pada Anak

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kenali 8 Penyebab Stres Pada Anak

    Post  clara on Fri Jun 24, 2011 1:41 pm

    Kenali 8 Penyebab Stres Pada Anak


    Apakah Anak Anda sering sakit atau rewel? Sakit pada anak tak melulu disebabkan oleh virus dan bakteri, bisa saja ia sebenarnya mengalami stress. Kenali 8 penyebab stres pada anak sebelum terlambat.

    Tak seperti orang dewasa, anak seringkali tak bisa mengutarakan isi hatinya dengan mudah. Jika ia merasa tertekan, seringkali dilampiaskan pada perilaku atau gejala-gejala yang tidak menyenangkan. Sering sakit, mudah menangis, rewel atau kebiasaan menggigit kuku dan tantrum bisa jadi salah satu sinyal kalau anak Anda tertekan.

    Sebagai orang tua, tak sulit untuk mengatasi permasalahan ini. Poin pentingnya adalah Anda tak boleh ikutan stres dan harus tetap tenang. Tingkat stres pada anak juga bisa meningkat jika melihat Anda tertekan dan panik.

    Selanjutnya, kenali sebab stres pada anak Anda dan cari tahu cara mengatasinya. Berikut beberapa penyebab umum stres pada anak seperti dikutip selfgrowth:

    1. Terlalu Sibuk
    Terlalu banyak aktivitas dengan sedikit waktu untuk bermain dan bersantai merupakan penyebab umum stres pada anak. Les-les yang padat usai sekolah dan berbagai kegiatan lainnya yang menuntut konsentrasi tinggi juga bisa menjadi pemicunya. Ingat-ingat kembali apakah anak pernah mengeluh dengan keadaan ini atau ia menunjukkan sikap tidak suka pada kegiatannya. Sebagai orang tua yang bijak, usahakanlah Anak tetap merasa senang dan tidak terbebani dengan ambisi-ambisi orang tua.

    2. Kejadian-kejadian Nyata
    Tayangan atau berita di televisi yang menyeramkan bisa memicu ketakutan dalam diri anak. Cerita-cerita seram atau menyaksikan kejadian yang mengerikan bisa membuat anak tertekan. Hal-hal tersebut jika tidak segera diatasi bisa menimbulkan trauma jangka panjang.

    3. Trauma
    Perceraian orang tua, kecelakan atau kematian merupakan hal-hal yang berpotensi memicu timbulnya stres pada anak. Seringkali anak tak bisa mengungkapkan perasaannya sehingga rasa stresnya dimunculkan dalam perilaku-perilaku lain yang tidak menyenangkan.

    4. Masalah dengan Teman
    Untuk anak yang sudah bersekolah atau memiliki teman bermain, stres karena teman seringkali terjadi. Tekanan-tekanan dari teman, bullying, atau penolakan dari teman bisa membuat rasa percaya dirinya jatuh dan memicu stres dengan cepat.

    5. Penampilan
    Tak sedikit anak yang merasa tertekan karena dicemooh penampilannya oleh teman bermainnya. Pakaian, bentuk tubuh, atau penampilan anak secara umum seringkali menjadi bahan ejekan yang bisa menimbulkan perasaan malu dan tertekan. Untuk masalah ini, seringkali anak malu mengungkapkan pada orang tua.

    6. Sekolah
    Nilai, pekerjaan rumah, kritik dari guru dan teman juga bisa menjadi salah satu faktor stres pada anak. Sikap orang tua yang terlalu mempermasalahkan nilai anak di sekolah juga bisa membuatnya tertekan. Seringkali anak menjadi sakit-sakitan akibat stres pada sekolah.

    7. Ekspektasi yang Berlebihan
    Orang tua kerap tak menyadari kalau mereka melampiaskan obsesi terpendamnya pada anak. Les piano, melukis, atau ingin anaknya tampak sangat berprestasi merupakan pemicu paling umum stres pada anak. Seringkali juga anak tidak diberi kesempatan untuk memilih atau bahkan protes jika ia tidak setuju dengan pilihan orang tuanya.

    8. Masalah di Rumah
    Orang tua sakit keras, masalah keuangan keluarga, orang tua yang stres, atau perselisihan dengan saudara kandung juga salah satu penyebab stres yang sering ditemui pada anak. Rumah yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan tempatnya merasa tenang ternyata tak bisa memberikan hal tersebut. Anak pun bingung dan tertekan. Seringkali hal ini ditunjukkan dengan perilaku yang sulit diatur, sangat pendiam, atau tantrum.

    Stres pada anak tentunya tak bisa didiamkan begitu saja. Selain membuatnya tak nyaman, stres juga bisa menimbulkan perubahan perilaku dan trauma dalam diri anak. Jika Anda merasa sang anak tertekan karena salah satu atau beberapa poin di atas sebaiknya segera atasi permasalahannya sebelum terlambat. Cara-cara mengatasi stres pada anak akan kami bahas pada artikel esok.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 8:54 pm