Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Hubungan Seks Dini Picu Perceraian

    Share
    avatar
    zuko

    159
    25.06.11

    Hubungan Seks Dini Picu Perceraian

    Post  zuko on Sun Jun 26, 2011 7:00 am

    Hubungan Seks Dini Picu Perceraian


    Wanita yang melakukan hubungan seks di usia dini memiliki risiko bercerai lebih besar setelah menikah di kemudian hari. Demikian hasil studi yang dilakukan oleh Universitas Iowa.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Pernikahan dan Keluarga, mengamati 3.793 wanita. Mereka menemukan bahwa 31 persen wanita yang kehilangan keperawanan semasa remaja bercerai dalam waktu lima tahun. Sebanyak 47 persen dari mereka yang melakukan hubungan seks di usia remaja bercerai dalam waktu 10 tahun.
    Di sisi lain, wanita yang menunggu hubungan seksual hingga lebih dewasa, hanya 15 persen yang bercerai dalam lima tahun. Dan, 27 persen lainnya bercerai dalam waktu 10 tahun.

    Studi menemukan pengalaman seksual sebelum usia 16 tahun berkaitan erat dengan perceraian di masa datang.

    Menurut ilmuwan, pengalaman seksual dini mempengaruhi hubungan dalam jangka panjang. Sebanyak 42 persen responden mengklaim hubungan seksual sebelum usia 18 tahun, tak mereka inginkan sepenuhnya. Dan, mereka pun mengakui bahwa hal tersebut memengaruhi kehidupan dewasa mereka.

    Penulis studi, Anthony Paik, mengatakan, "Jika seks tidak sepenuhnya diinginkan atau menjadi sesuatu yang traumatis, mudah untuk membayangkan hal tersebut akan berpengaruh negatif pada perasaan wanita tentang hubungan mereka. Pengalaman seksual bisa mengarahkan orang menuju hubungan yang kurang stabil," ucapnya seperti dikutip dari Huffington Post.

    Paik menambahkan, perlu studi lebih lanjut untuk meneliti berapa besar tingkat perceraian bagi mereka yang kehilangan keperawanan di usia remaja.



      Waktu sekarang Sun Aug 20, 2017 1:35 am