Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Awas, Sampo Bisa Bikin Gemuk

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Awas, Sampo Bisa Bikin Gemuk

    Post  ludwina on Sat Jul 02, 2011 9:11 am

    Awas, Sampo Bisa Bikin Gemuk


    Semua dokter dan ahli gizi pasti setuju kalau kunci agar terhindar dari kegemukan adalah diet seimbang dan olahraga. Tetapi, menurut penelitian terbaru ada hal lain yang juga memegang peranan penting, yaitu penggunaan produk kecantikan.

    Temuan oleh tim peneliti dari Mount Sinai Medical Center di New York, mengindikasikan kalau phthalates, senyawa kimia yang banyak terdapat di produk kecantikan, berkontribusi pada meningkatnya berat badan. Phthalates ini diketahui bisa jadi 'penggangu endokrin' dan sebisa mungkin harus dihindari.

    Faktanya, phthalates terdapat di hampir 70 persen sampo, kosmetik dan sabun. Dari penelitian diketahui, senyawa kimia tersebut bisa mengganggu sistem alami pengontrol berat badan.

    Itu karena, phthalates yang menganggu sistem endokrin, berdampak pada hormon dan kerja kelenjar yang memproduksinya. Peneliti juga memperingatkan senyawa lain yang berbahaya yaitu Bisphenol-A. Substansi ini terdapat pada banyak kemasan wadah plastik, bisanya terdapat di bawah wadah dan ditandai dengan nomor 7

    Maida Galvez, salah satu peneliti yang merupakan dokter anak, melakukan analisis pada 330 anak di East Harlem. Ia dan tim penelitinya berusaha mengetahui bagaimana paparan phthalates berhubungan dengan bobot tubuh seseorang.

    "Meskipun paparan zat kimia tersebut hanya sedikit berperan pada obesitas, setidaknya bisa dihindari," kata Galvez, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Untuk menghindari paparan phthalates, dr. Galvez menyarankan untuk memilih produk kecantikan organik atau fragrance-free. Tim dari Mount Sinai, menemukan secara pararel dari penelitian pada 2002, yang menemukan hubungan antara obesitas dengan paparan zat kimia sehari-hari. Bahkan, peneliti dari Stirling University di Skotlandia, menyebut Bisphenol A dan phthalates sebagai 'kalori kimia'.

    "Perdebatan seputar obesitas telah berubah secara signifikan selama beberapa dekade terakhir. Ini karena produksi eksponensial dan penggunaan bahan sintetis organik dan senyawa kimia anorganik," kata Paula Baillie-Hamilton, kepala peneliti.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:15 am