Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya

    Post  ludwina on Sat Jul 02, 2011 9:21 am

    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya


    Beberapa buah diketahui memiliki banyak manfaat hingga disebut sebagai superfruit. Kini ada satu buah lagi yang disebut superfruit dan diketahui bermanfaat mencegah kanker, yaitu buah pepaya.

    Pepaya termasuk salah satu makanan yang mengandung lycophene, yaitu suatu nutrisi yang diketahui sangat efktif dalam mencegah dan memberantas penyebaran dari sel-sel kanker.

    Sebuah studi terbaru menemukan lycophene merangsang pertahanan pada tingkat sel di dalam tubuh untuk melawan kanker. Hal ini bisa mencegah kerusakan DNA dan lipid sehingga menghambat penyebaran kanker, seperti dikutip dari Menshealth.com.

    Para peneliti dari University of Florida menemukan bahwa pepaya bisa menjadi agen anti kanker yang efektif melawan kanker leher rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Hasil ini telah dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmacology.

    Hal ini diketahui setelah peneliti melakukan pengujian dengan menggunakan teh yang terbuat dari ekstrak daun pepaya kering. Diketahui pepaya bisa meningkatkan produksi bahan kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

    Dr Nam Dang dari University of Florida menuturkan ekstrak pepaya yang diuji dalam laboratorium ini tidak memiliki efek toksik pada sel normal, sehingga kemungkinan bisa dijadikan pengobatan alternatif. Namun tetap diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efeknya jika masuk ke dalam tubuh.

    Selain mengandung lycophene, pepaya juga memiliki kandungan lain yaitu sebagai sumber vitamin C, kalium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan.

    Buah dan sayuran lain yang mengandung senyawa lycophene cukup baik adalah tomat, semangka dan jeruk yang berwarna merah muda. Umumnya makanan yang mengandung kaya lycophene memiliki daging berwarna-warni.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:17 am