Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya

    Share
    avatar
    ludwina

    127
    18.04.11

    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya

    Post  ludwina on Sat Jul 02, 2011 9:21 am

    Cegah Kanker Dengan Konsumsi Pepaya


    Beberapa buah diketahui memiliki banyak manfaat hingga disebut sebagai superfruit. Kini ada satu buah lagi yang disebut superfruit dan diketahui bermanfaat mencegah kanker, yaitu buah pepaya.

    Pepaya termasuk salah satu makanan yang mengandung lycophene, yaitu suatu nutrisi yang diketahui sangat efktif dalam mencegah dan memberantas penyebaran dari sel-sel kanker.

    Sebuah studi terbaru menemukan lycophene merangsang pertahanan pada tingkat sel di dalam tubuh untuk melawan kanker. Hal ini bisa mencegah kerusakan DNA dan lipid sehingga menghambat penyebaran kanker, seperti dikutip dari Menshealth.com.

    Para peneliti dari University of Florida menemukan bahwa pepaya bisa menjadi agen anti kanker yang efektif melawan kanker leher rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Hasil ini telah dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmacology.

    Hal ini diketahui setelah peneliti melakukan pengujian dengan menggunakan teh yang terbuat dari ekstrak daun pepaya kering. Diketahui pepaya bisa meningkatkan produksi bahan kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

    Dr Nam Dang dari University of Florida menuturkan ekstrak pepaya yang diuji dalam laboratorium ini tidak memiliki efek toksik pada sel normal, sehingga kemungkinan bisa dijadikan pengobatan alternatif. Namun tetap diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efeknya jika masuk ke dalam tubuh.

    Selain mengandung lycophene, pepaya juga memiliki kandungan lain yaitu sebagai sumber vitamin C, kalium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan.

    Buah dan sayuran lain yang mengandung senyawa lycophene cukup baik adalah tomat, semangka dan jeruk yang berwarna merah muda. Umumnya makanan yang mengandung kaya lycophene memiliki daging berwarna-warni.



      Waktu sekarang Sat Jul 29, 2017 1:43 am