Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Sumber Serat Terbaik Bukan Buah Tapi Sayuran

    Share
    avatar
    zuko

    159
    25.06.11

    Sumber Serat Terbaik Bukan Buah Tapi Sayuran

    Post  zuko on Sun Jul 03, 2011 1:16 am

    Sumber Serat Terbaik Bukan Buah Tapi Sayuran


    Buah dan sayur merupakan adalah 2 jenis bahan makanan yang paling banyak mengandung serat. Namun jangan mengandalkan buah saja untuk memenuhi kebutuhan serat, beri porsi lebih banyak untuk sayuran karena sayur adalah sumber serat terbaik.

    Dalam sehari, manusia idealnya membutuhkan asupan serat sebanyak 20-25 gram. Sebutir apel berukuran sedang yang dimakan bersama kulitnya rata-rata mampu memberikan serat hingga 3,8 gram atau kurang lebih 20 persen dari kebutuhan serat harian.

    Artinya dengan 5 butir apel saja, kebutuhan serat harian sebenarnya sudah bisa dipenuhi. Namun ahli gizi dari RS Siloam Karawaci, Dr Endang Darmoutomo, MS, SpGK menyarankan sebaiknya kebutuhan serat tidak semuanya dipenuhi dari buah-buahan.

    "Pada tanaman, buah adalah tempat menyimpan kelebihan energi. Kalau manusia menyimpan kelebihan energi dalam bentuk lemak, tumbuhan menyimpannya dalam bentuk gula," ungkap dr Endang dalam jumpa pers "Pfizer 3 Ring Peduli Kolesterol" di Senayan City.

    Jika kebutuhan serat seluruhnya dipenuhi dari buah-buahan, maka bukan hanya serat yang didapatkan tetapi juga gula. Masalahnya adalah, manusia juga sudah mendapatkan gula dalam bentuk karbohidrat maupun gula-gula lain yang ada dalam makanan dan minuman.

    Kelebihan gula jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik akan menyebabkan kadarnya dalam darah meningkat dan berisiko memicu hiperglikemia pada pengidap diabetes. Gula yang berlebihan juga akan memicu kegemukan karena kelebihan energi di dalam tubuh akan diubah menjadi lemak.

    Lain halnya jika kebutuhan serat juga dipenuhi lewat sayuran yang gulanya tak sebanyak pada buah-buahan. Sebanyak apapun sayuran yang dimakan, efeknya hanyalah rasa kenyang namun tidak bikin gemuk karena serat tidak akan dicerna oleh tubuh.

    Anjuran dr Endang untuk memperbanyak makan sayur tidak bermaksud untuk membatasi makan buah, karena bagaimanapun ada kandungan lain yang dibutuhkan misalnya vitamin. Hanya saja untuk urusan serat, dr Endang menegaskan bahwa sayur harus diberi porsi lebih banyak dari buah.



      Waktu sekarang Thu Jul 27, 2017 7:43 am