Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Mengapa Nafsu Makan Meningkat Saat Stres

    Share
    avatar
    julia

    138
    25.06.11

    Mengapa Nafsu Makan Meningkat Saat Stres

    Post  julia on Wed Jul 06, 2011 1:40 am

    Mengapa Nafsu Makan Meningkat Saat Stres


    Stres dan ngemil tampak sejoli yang tidak terpisahkan. Saat stres, kecenderungan menginginkan kue-kue kecil manis masuk memenuhi mulut akan lebih besar. Menurut sebuah penelitian, kebiasaan mengunyah saat stres atau sering disebut dengan comfort eating dipicu hormon stres.

    Seperti dilansir dari Daily Mail, memakan makanan manis dan berlemak telah lama dianggap berhubungan dengan stres atau kecemasan. Sekitar 2/5 orang diyakini makan berlebihan dalam keadaan tertekan.

    Peneliti asal Amerika Serikat telah mengklaim bahwa hormon stres ghrelin adalah biang keladinya.

    Pada penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Texas terhadap tikus, mereka menemukan bahwa tingkatan hormon ghrelin terpengaruh oleh stres yang mengakibatkan meningkatnya nafsu makan tikus.

    Penelitian yang diterbitkan pada the Journal of Clinical Investigation ini menemukan bahwa tingkatan hormon ghrelin terpengaruh atas situasi stres apapun yang membuat makanan terlihat lebih menarik. "Banyak orang ketika stres beralih ke makanan berkalori tinggi sebagai comfort foods," ujar Dr Jeffrey Zigman, penulis penelitian.

    Ia juga menambahkan bahwa penelitian ini dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan obat untuk mengekang prilaku yang berpotensi merugikan. Karena biasanya orang stres sering mengonsumsi makanan manis
    dan berlemak yang dapat membuat berat badan mereka naik secara signifikan.

    Stres telah dikalim sebagai penyabab memburuknya epidemi obesitas. Mantan Wakil Perdana Menteri Inggris John Prescott dan Lady Diana termasuk korban comfort eating. Keduanya dikabarkan menderita bulimia.



      Waktu sekarang Fri Jul 28, 2017 9:44 am