Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    KPK Akan Selidiki Pengadaan IT KPU

    Share

    Belldandy
    Moderator Umum

    1395
    Age : 33
    Lokasi : Pontianak
    19.01.09

    KPK Akan Selidiki Pengadaan IT KPU

    Post  Belldandy on Wed Apr 22, 2009 12:03 pm

    KPK Akan Selidiki Pengadaan IT KPU
    Selasa, 21 April 2009 - 16:15 wib


    JAKARTA - Ketidakberesan pengadaan perangkat IT yang melayani Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses penghitungan suara, akan diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Perlu kami sampaikan ini soal rasa kepedulian KPK terhadap proses yang ada sekarang. Saya sudah menegaskan kepada jajaran pencegahaan yang dikoordinir Wakil Ketua Bidang Pencegahan Haryono Umar, ini awalnya masuk pencegahan untuk melakukan pengumpulan data dan evaluasi dalam pengadaan IT KPU. Ini berdasar pengamatan kami dari hasil yang Anda sampaikan di media eletronik," kata Ketua KPK Antasari Azhar di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (21/4/2009).

    Dikatakan Antasari, KPK juga akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh rekanan KPU. KPK akan melihat kredibilitas yang dimiliki oleh rekanan KPU. Pasalnya, KPK cukup heran dengan ketidakberesan yang menimpa kinerja KPU dalam menggelar Pemilihan Umum 2009.

    "Dulu kan sudah saya katakan, seluruh rekanan KPU kan kami data kita lihat kredibilitasnya. Kalau ada indikasi tindak korupsi, wajib kami tindak lanjut," tegasnya.

    "Jadi jangan heran jika lihat KPK ada di sana (KPU). Semoga saja ini hanya masalah teknis," ucap Antasari melanjutkan.

    Menurut daftar isian pelaksanaan anggaran KPU Tahun 2008 dan 2009, total anggaran untuk pembuatan tabulasi nasional mencapai Rp103 miliar. Namun dari pengeluaran tersebut, penghitungan suara yang dilakukan KPU di Pusat Tabulasi Nasional tidak maksimal.

    Tabulasi KPU dianggap banyak pengamat gagal mencapai target. Rekapitulasi suara yang berhasil ditampilkan KPU sesuai jadwal akhir KPU 20 April kemarin, hanya 12 juta dari 170 juta pemilih.(hri)(uky)

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 1:29 am