Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Keputihan pada Ibu Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Prematur

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Keputihan pada Ibu Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Prematur

    Post  lea on Fri Jul 15, 2011 7:27 am

    Keputihan pada Ibu Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Prematur



    Infeksi bakteri adalah penyebab keputihan yang tak hanya menyebabkan rasa gatal serta bau tak sedap. Pada ibu hamil, infeksi tersebut harus dideteksi sejak dini karena bisa menyebabkan kelahiran prematur pada bayi yang dikandungnya.

    Keputihan merupakan salah satu gejala infeksi vagina yang disebut vaginosis bakteri. Infeksi ini terjadi karena ada ketidakseimbangan flora normal di vagina, yang antara lain dipicu oleh penggunaan douche atau pembersih vagina secara berlebihan.

    Pembersihan vagina yang berlebihan menyebabkan bakteri Lactobacillus yang memang seharusnya ada di vagina ikut mati. Berkurangnya populasi Lactobacillus memicu peningkatan jumlah bakteri anaerob, yang menyebabkan vagina rentan mengalami peradangan.

    Hingga kini sebenarnya tidak diketahui pasti bagaimana vaginosis bakteri bisa menyebabkan kelahiran prematur. Namun berbagai penelitian yang dilakukan selama ini menunjukkan hasil yang konsisten bahwa semua jenis infeksi terutama di vagina bisa memicu kelahiran prematur.

    "Lebih dari 50 persen kelahiran prematur dipicu oleh infeksi. Nah, jenis infeksi yang paling sering menjadi pemicu adalah infeksi vagina yang dipicu oleh bakteri," ungkap Dr Ari Sungkar, SpOG, ahli kandungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) usai dilantik sebagai doktor di kampus FKUI Salemba.

    Keputihan yang disebabkan oleh vaginosis bakteri ditandai dengan kenaikan pH atau tingkat keasaman. Normalnya pH cairan vagina berkisar pada 4,5 ke bawah, sedangkan jika terjadi infeksi vaginosis bakteri pH akan meningkat hingga mendekati 7.

    Untuk saat ini, pemeriksaan pH masih sulit dilakukan sendiri sehingga lebih baik ibu hamil segera memeriksakan diri apabila mengalami keputihan. Adapun keputihan yang perlu diwaspadai antara lain jika terjadi perubahan bau dan warna pada lendir vagina dan memicu rasa gatal.

    Pencegahan vaginosis bakteri penting dilakukan karena biaya yang harus dikeluarkan jika terjadi kelahiran prematur sangat besar. Selain meningkatkan risiko kematian hingga 40 kali lipat, bayi yang lahir prematur rentan mengalami cerebral palsy, gangguan kognitif serta kebutaan.

    Sementara jika bisa dideteksi sejak dini, vaginosis bakteri mudah diatasi dengan pemberian antibiotik yang harganya sangat murah karena banyak tersedia versi generiknya. Dr Ali menyarankan, pemeriksaan pH sebagai deteksi dini vaginosis bakteri penting dilakukan sejak trimester ke-2 kehamilan.


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:26 am