Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Mengatasi Ngorok dengan Bola Tenis

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Mengatasi Ngorok dengan Bola Tenis

    Post  lea on Fri Jul 15, 2011 7:30 am

    Mengatasi Ngorok dengan Bola Tenis



    Ngorok atau kebiasaan mendengkur saat tidur bisa diatasi dengan olahraga, salah satunya tenis. Bahkan tak selalu harus dimainkan, tidur dengan mengantongi bola tenis saja sudah bisa meredakan dengkuran pada beberapa orang. Benarkah demikian?

    Untuk mengatasi dengkuran, bola tenis biasanya dikantongi di bagian punggung. Karena tidak ada baju tidur yang memiliki kantong di bagian belakang, maka kantong tambahan ini harus dijahit sendiri atau jika tidak bola tenisnya juga bisa dipasang dengan selotip.

    Pada prinsipnya, tips ini bertujuan untuk mencegah posisi tidur berbaring. Risiko untuk mendengkur lebih tinggi ketika seseorang tidur dalam posisi berbaring, karena gaya gravitasi akan menyebabkan jaringan di sekitar saluran napas menyempit dan bergetar saat dilewati udara.

    Risiko penyempitan pada saluran napas ini tidak akan terjadi saat tidur dengan posisi miring atau menyamping. Mengantongi bola tenis di bagian punggung bertujuan untuk mempertahankan posisi tidur agar selalu miring sepanjang malam, karena jika berbaring akan terasa tidak nyaman.

    Tips ini diwariskan orang dari generasi ke generasi dan masih sering dilakukan hingga sekarang. Namun bicara soal efektivitasnya dalam mengatasi dengkuran, hingga kini belum banyak penelitian ilmiah yang secara khusus dilakukan untuk membuktikan hal itu.

    Salah satu penelitian yang mempelajari efektivitas bola tenis untuk mengatasi dengkuran pernah dimuat di The Journal of Clinical Sleep Medicine tahun 2009. Penelitian ini melibatkan 67 partispipan yang menderita dengkuran kronis karena berbagai sebab termasuk kegemukan.

    Selain mendengkur, penyempitan saluran napas yang dialami para partisipan menyebabkan terhentinya pernapasan (sleep apnea) sebanyak rata-rata 50 kali/malam. Dikutip dari NYTimes, sleep apnea berkurang menjadi rata-rata 14 kali/malam setelah partisipan mengantongi bola tenis.

    Namun ketika dilakukan pengamatan jangka panjang, dalam 2 tahun tinggal 10 persen atau sekitar 7 partisipan yang tetap mengantongi bola tenis saat tidur. Bukan karena tidak efektif, namun sebagian besar partisipan mengaku tidak nyaman menggunakan cara ini untuk mengatasi dengkurannya.

    Sebagian besar mengeluhkan nyeri punggung ketika secara tidak sengaja posisi tidurnya berubah dari miring mnejadi berbaring, lalu tertahan bola tenis. Sebagian lainnya justru merasa tidak ada manfaatnya, karena bola tenis itu selalu lepas dari punggungnya sehingga tetap mendengkur.

    Dalam kesimpulannya, para peneliti tidak menyarankan bola tenis untuk dikantongi sebagai solusi untuk mengatasi dengkuran. Cara yang lebih efektif adalah menggunakan bola tenis tersebut untuk berolahraga, sehingga berat badan berkurang dan pada akhirnya jadi tidak gampang mendengkur.



      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 8:35 am