Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Si Dia Mengaku Berselingkuh, Haruskah Dimaafkan?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Si Dia Mengaku Berselingkuh, Haruskah Dimaafkan?

    Post  clara on Fri Jul 15, 2011 8:44 am

    Si Dia Mengaku Berselingkuh, Haruskah Dimaafkan?


    Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja kekasih Anda mengaku telah berselingkuh dan memohon Anda memaafkannya. Haruskah Anda memberi kesempatan kedua?

    Anda boleh saja luluh dengan keberaniannya mengakui kesalahan. Namun perlu Anda selidiki, apa latar belakang yang membuat dia akhirnya mengaku telah berselingkuh? Tiga faktor yang dikutip dari Ezine Articles ini mungkin bisa jadi pertimbangan bagi Anda, apakah dia pantas dimaafkan atau tidak.

    1. Apa yang Memicunya Membuat Pengakuan?
    Ini adalah faktor penting untuk memutuskan apakah perselingkuhannya termaafkan atau tidak. Cari tahu, apakah dia mengaku karena takut Anda akan memergokinya atau dia sadar tidak bisa menjalin percintaan dalam kebohongan?

    Jika alasannya yang pertama, kemungkinan dia tidak tulus meminta maaf, dan Anda pun tak perlu memaafkannya. Mengaku sebelum tertangkap basah berselingkuh, adalah strateginya untuk memanipulasi perasaan agar Anda percaya bahwa dia sudah sadar atas perbuatannya. Padahal, mungkin saja di belakang Anda dia masih merayu wanita lain.

    Bila si dia mengaku karena tahu telah berbuat salah dan ingin memperbaiki kembali hubungannya dengan Anda, mungkin dia pantas mendapat kesempatan kedua. Namun tekankan bahwa Anda tidak ingin terjadi untuk kedua kalinya. Dan jika ia kembali berselingkuh, tegaskan bahwa Anda tidak akan memaafkannya lagi.

    2. Apakah Dia Bersedia Menebus Kesalahan?
    Karena kepercayaan Anda sudah ternodai karena ketidaksetiaannya, maka kekasih Anda harus mau menerima segala konsekuensi dari apa yang dia perbuat. Buatlah beberapa persyaratan dalam hubungan; jika dia sungguh-sungguh mau memenuhinya, maka dia pantas dimaafkan. Tapi jika dia menolak, berarti dia tidak sungguh-sungguh minta maaf dan menyadari kesalahan. Anda pun tak perlu menerimanya kembali.

    3. Apakah Anda Siap Memaafkan dan Melupakan?
    Mungkin Anda bisa memaafkan, tapi belum tentu bisa melupakan kesalahan sang kekasih. Yakinkan diri sendiri, Anda sudah siap atau belum memaafkan dan kembali memperbaiki hubungan tanpa mengungkit kesalahannya. Jika siap, berarti tidak ada salahnya mencoba menerimanya kembali. Tapi bila kemungkinan besar Anda akan dilingkupi rasa penuh curiga dan cenderung posesif, sebaiknya jangan melanjutkan hubungan. Hubungan yang selalu dibayangi kecurigaan bisa berbahaya bagi kesehatan fisik maupun psikis.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 3:15 am