Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    6 Kesalahan Kecil yang Bisa Rusak Momen Bercinta

    Share

    anima

    28
    05.07.11

    6 Kesalahan Kecil yang Bisa Rusak Momen Bercinta

    Post  anima on Sat Jul 16, 2011 1:33 am

    6 Kesalahan Kecil yang Bisa Rusak Momen Bercinta


    Banyak faktor yang bisa merusak kenikmatan bercinta, bahkan hal-hal sekecil apapun. Beberapa kesalahan kecil ini mungkin kerap luput dari perhatian pasangan suami-istri saat berhubungan seks. Tapi jika Anda mau memperbaikinya, pengalaman bercinta akan jadi lebih menyenangkan.

    Ini dia enam kesalahan dalam bercinta yang mungkin dianggap sepele, tapi sebaiknya jangan pernah Anda abaikan, seperti dikutip dari Times of India.

    1. Tidak Berciuman
    Banyak pasangan yang berciuman hanya pada saat foreplay, bukan saat penetrasi. Alasan yang paling umum, karena mereka terlalu fokus berhubungan seks dan takut ciuman merusak ritme bercinta. Akan tetapi, tidak ada salahnya sesekali mendaratkan bibir Anda ke bibir pasangan ketika penetrasi untuk lebih memberi 'rasa' dan menciptakan keintiman yang lebih intens.

    2. Gigitan Sensual yang Mengagetkan
    Gigitan pada bibir, telinga atau leher memang bisa meningkatkan gairah seksual pasangan. Tapi jangan melakukannya secara tiba-tiba, apalagi jika dia belum mendapat rangsangan seks. Hal ini akan membuat pasangan kaget, takut dan membuat suasana yang harusnya romantis jadi canggung. Pastikan dulu pasangan Anda sudah terangsang dengan sentuhan atau ciuman, sebelum Anda memberikan 'gigitan sensual' pada beberapa bagian tubuhnya.

    3. Hanya Fokus pada Organ Intim Pasangan
    Pada akhirnya, memang area genital pasangan yang paling memegang peranan saat berhubungan seks. Tapi bukan berarti bagian tubuh lainnya boleh diabaikan. Jangan hanya fokus pada organ intim pasangan, tapi beri juga perhatian pada seluruh area tubuh; lutut, pergelangan tangan, punggung dan perut adalah zona yang bisa membangkitkan semangat bercinta. Memberi stimulasi ringan pada bagian-bagian tersebut akan menambah kenikmatan dalam bercinta.

    4. Tidak Menahan Tubuh Saat Posisi Woman on Top
    Saat posisi woman on top, jangan menumpukan seluruh beban tubuh Anda di atas pasangan. Hal ini akan membuat si dia lebih berkonsentrasi menahan berat tubuh Anda dan sulit bernapas. Kondisi tersebut tentunya akan mengurangi kenikmatan bercinta. Boleh saja mengekspresikan luapan gairah, tapi jangan sampai keluar batas. Tahan sedikit berat tubuh Anda agar tidak terlalu membebani pasangan.

    5. Mencapai Klimaks Terlalu Cepat/ Lama
    Kesalahan ini mungkin lebih banyak terjadi pada pria. Meskipun sulit, orgasme sebenarnya bisa dikontrol --bagi mereka yang tidak memiliki gangguan seksual. Para pria sebaiknya rajin melatih otot penis untuk mengontrol kapan seharusnya berejakulasi di waktu yang tepat. Terlalu cepat, akan membuat pasangannya kurang puas. Sedangkan ejakulasi yang terlalu lama bisa membuat pasangan lelah. Untuk menghindari ini (ejakulasi terlalu cepat atau lama), cobalah melakukan foreplay lebih lama.

    6. Terlalu Diam
    Tentunya Anda senang, jika pasangan memuji performa seks Anda atau dia menyatakan puas dengan hubungan seks yang baru saja dilakukan. Berikanlah perlakuan yang sama padanya. Tidak perlu memujinya dengan kalimat yang berlebihan. Cukup dengan desahan kecil atau kalimat seperti, 'aku sangat menikmati gerakan yang tadi' sudah membuatnya senang dan lebih semangat memuaskan Anda.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 11:21 pm