Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Vasektomi Bisa Dilakukan dengan Tanpa Operasi

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Vasektomi Bisa Dilakukan dengan Tanpa Operasi

    Post  lea on Sun Jul 17, 2011 9:45 am

    Vasektomi Bisa Dilakukan dengan Tanpa Operasi



    Vasektomi umumnya dilakukan melalui cara operasi sehingga membuat banyak pria berpikir untuk melakukannya. Tapi kini ada teknik vasektomi baru untuk laki-laki yaitu melalui suntikan.

    Seorang peneliti India bernama Sujoy K Guha merancang teknologi kontrasepsi yang disebut dengan RISUG, teknik ini merupakan kontrasepsi vasektomi tanpa melalui operasi dengan cara menghambat saluran sperma. Tapi teknik ini bersifat reversible.

    Berdasarkan laporan tahap ketiga uji klinis yang sudah dilakukan di India, maka pengobatan vasektomi melalui suntikan ini diharapkan sudah bisa tersedia pada awal tahun depan, seperti dikutip dari The Independent.co.uk.

    Reversible Inhibition of Sperm Under Guidance (RISUG) adalah salah satu kontrasepsi laki-laki yang pengembangannya paling menjanjikan dibandingkan dengan teknik kontrasepsi lain yang tersedia untuk laki-laki.

    Pada kontarsepsi ini senyawa kimia yang disuntikkan adalah SMA/DMSO. Nantinya senyawa ini akan melapisi bagian dalam dari 2 tabung dan membunuh sperma saat melewatinya, sehingga menghambat produksi sperma.

    Dengan sekali suntik di vas deverens atau saluran sperma, maka dalam 10 tahun berikutnya sperma yang keluar akan rusak dan tidak bisa membuahi sel telur. Teknologi ini kabarnya tidak memiliki efek samping yang buruk.

    Selama ini alat kontrasepsi yang diperuntukkan bagi laki-laki memang belum terlalu banyak pilihan, yang sudah beredar adalah pil KB (menghilangkan protein dalam sperma yang bisa membuat perempuan menjadi hamil), kondom dan juga operasi vasektomi.

    Diharapkan dengan adanya teknologi vasektomi tanpa melalui operasi ini, bisa memberikan pilihan bagi laki-laki untuk menggunakan alat kontrasepsi dan mengendalikan jumlah kelahiran.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 4:13 am