Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kontroversi Ganti Kelamin Massal Anak India

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kontroversi Ganti Kelamin Massal Anak India

    Post  clara on Sat Jul 23, 2011 10:38 am

    Kontroversi Ganti Kelamin Massal Anak India


    Terlahir sebagai seorang wanita di India berarti sebuah perjuangan berat, bagi si anak maupun keluarga. Budaya setempat masih menjadi hambatan besar. Sehingga, operasi mengganti kelamin anak perempuan menjadi anak laki-laki marak di kalangan menengah atas negeri ini.

    Keluarga wanita harus memberi mahar d ke atas £2.000 sekitar Rp30 juta untuk mengubah kelamin anak perempuan menjadi anak laki-laki lewat prosedur genitoplasty.

    Menurut juru bicara pemerintah, Madhya Pradesh, angka operasi ganti kelamin semakin tinggi, mencapai 300 orang pertahun. Sebab orang tua mengaku khawatir dengan biaya pernikahan dan mas kawin.

    "Angka yang semakin buruk," katanya. "Pada tahun 2001 ada 886 anak perempuan lahir untuk setiap 1.000 anak laki-laki di Delhi. Hari ini, hanya ada 866," ujarnya.

    Semakin terdidik dan kaya masyarakat, katanya, semakin banyak pembunuhan terhadap anak perempuan. Sebab, orang tidak ingin berbagi harta mereka dengan orang lain atau berinvestasi dalam pendidikan anak perempuan dan membayar mas kawin mereka.

    "Ini merupakan keserakahan kelas menengah setelah uang. Sangat mengejutkan dan melanggar hak-hak anak. "

    Selama penyelidikan, para dokter yang dituduh melakukan operasi, mengklaim bahwa hal tersebut dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai karakteristik anak.

    Seorang pemerhati sosial Ranjana Kumari menjelaskan, makna spiritual kehadiran seorang wanita dalam rumah tangga. Dia mengatakan, wanita harus didukung secara finansial serta mendapat pekerjaan.



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 10:58 pm