Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Share

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  siongirl on Sat Apr 25, 2009 6:26 pm

    ada yang dokter kgak????

    mw nanya2 seputar sex and kesehatannya negh

    biar understand gtuu lho!!!heheheh Tongue 56439


    Terakhir diubah oleh siongirl tanggal Thu May 21, 2009 11:04 am, total 1 kali diubah

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    Re: SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  siongirl on Tue May 19, 2009 11:21 am




    Q: Apakah haid yang tak teratur menandakan kista?


    Yang menghasilkan hormon yang mengatur siklus haid adalah indung telur. Bila indung telur terganggu, otomatis haid pun terganggu. Tapi, tidak berarti sebaliknya. Haid terganggu bukan hanya karena indung telur terganggu. Banyak hal yang mempengaruhi haid, antara lain jalan lahir, tumor di payudara atau otak, masalah psikologis seperti kecapekan, depresi berat, dan stres. Selain itu, faktor obesitas juga sangat berpengaruh terhadap kelancaran haid. Sumber hormon yang digunakan indung telur untuk menghasilkan hormon pengatur haid berasal dari lemak.

    Q: Apakah kista bisa tumbuh di mana saja?
    Bila ada saluran yang buntu dan mengakibatkan tertimbunnya cairan, maka kista akan terbentuk. Kelenjar ludah pun bila buntu dan menjadi benjolan di pipi, dapat membentuk kista.

    Q: Apakah kista menandai kanker ovarium?
    Sayangnya, penderita kanker ovarium yang datang ke dokter rata-rata sudah stadium lanjut karena kanker ovarium jarang memiliki gejala. Kanker ovarium sendiri tak menimbulkan gangguan haid, sehingga tak bisa diketahui. Karena itu kanker ovarium sering disebut sillent killer, atau pembunuh diam-diam, akibat keberadaannya baru diketahui belakangan.

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    KANKER SERVIKS

    Post  siongirl on Tue May 19, 2009 11:31 am



    Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim sesuai dengan namanya terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Biasanya menyerang wanita berusia lanjut tetapi penelitian menunjukkan bahwa penyakit ini juga dapat menyerang wanita dengan kisaran usia sekitar 20 – 30 tahun. Resiko terkena Kanker Serviks ini lebih besar terjadi pada wanita yang sudah melakukan hubungan seksual.

    Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker yaitu sekitar 2 – 20 tahun. Pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker. Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test“, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim.

    MENGENAI PAP SMEAR TEST



    Test tersebut ditemukan pertama kali oleh Dr. George Papanicolou, sehingga dinamakan Pap smear test. Pap smear test adalah suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat perubahan-perubahan yang terjadi dari sel tersebut. Perubahan sel-sel leher rahim yang terdeteksi secara dini akan memungkinkan beberapa tindakan pengobatan diambil sebelum sel-sel tersebut dapat berkembang menjadi sel kanker.

    Test ini hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Dalam keadaan berbaring terlentang, sebuah alat yang dinamakan spekulum akan dimasukan kedalam liang senggama. Alat ini berfungsi untuk membuka dan menahan dinding vagina supaya tetap terbuka, sehingga memungkinkan pandangan yang bebas dan leher rahim terlihat dengan jelas. Sel-sel leher rahim kemudian diambil dengan cara mengusap leher rahim dengan sebuah alat yang dinamakan spatula, suatu alat yang menyerupai tangkai pada es krim, dan usapan tersebut dioleskan pada obyek-glass, dan kemudian dikirim ke laboratorium patologi untuk pemeriksaan yang lebih teliti. Prosedur pemeriksaan Pap smear test mungkin sangat tidak menyenangkan untuk anda, tetapi tidak akan menimbulkan rasa sakit.

    Waktu yang tepat untuk melakukan Pap Smear Test ini ialah 1 tahun setelah melakukan hubungan seksual. Seorang wanita dapat dikatakan tidak terkena Kanker Serviks apabila setelah 3 kali test hasil yang ditunjukkan negatif. Walaupun demikian, seorang wanita tetap perlu untuk melakukan test tersebut. Biasanya dilakukan setiap dua tahun sekali, dan lebih baik dilakukan secara teratur. Usahakanlah melakukan Pap smear test ini pada waktu seminggu atau dua minggu setelah berakhirnya masa menstruasi.

    Hasil ‘Pap Smear’ dikatakan abnormal jika sel-sel yang berasal dari leher rahim anda ketika diperiksa di bawah mikroskop akan memberikan penampakan yang berbeda dengan sel normal. Kejadian ini biasanya terjadi 1 dari 10 pemeriksaan ‘Pap Smear’. Beberapa faktor yang dapat memberikan indikasi diketemukannya penampakan ‘Pap Smear’ yang abnormal adalah:

    Unsatisfactory ‘Pap Smear’
    Pada kasus ini, berarti pegawai di Lab tersebut tidak bisa melihat sel-sel leher rahims anda dengan detail sehingga gagal untuk membuat suatu laporan yang komprehensive kepada dokter anda. Jika kasus ini menimpa anda sebaiknya anda datang lagi untuk pemeriksaan ‘Pap Smear’ pada waktu yang akan ditentukan oleh dokter anda.
    Jika ada infeksi atau inflamasi
    Kadang-kadang pada pemeriksaan ‘Pap Smear’ memberikan penampakan terjadinya inflamasi. Ini berarti bahwa sel-sel di dalam leher rahims mengalami suatu iritasi yang ringan sifatnya. Memang kadang-kadang inflamasi dapat kita deteksi melalui pemeriksaan ‘Pap Smear’, biarpun kita tidak merasakan keluhan-keluhan karena tidak terasanya gejala klinis yang ditimbulkannya. Sebabnya bermacam-macam. Mungkin telah terjadi infeksi yang dikarenakan oleh bakteri, atau karena jamur’. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai masalah ini beserta pengobatannya jika diperlukan. Tanyakan kapan anda harus menjalani ‘Pap Smear’ lagi.
    Atypia atau Minor Atypia
    Yang dimaksud dengan keadaan ini adalah jika pada pemeriksaan ‘Pap Smear’ terdeteksi perubahan-perubahan sel-sel leher rahims, tetapi sangat minor dan penyebabnya tidak jelas. Pada kasus ini, biasanya hasilnya dilaporkan sebagai ‘atypia’. Biasanya terjadinya perubahan penampakan sel-sel tersebut dikarenakan adanya peradangan, tetapi tidak jarang pula karena infeksi virus. Karena untuk membuat suatu diagnosa yang definitif tidak memungkinkan pada tahap ini, dokter anda mungkin akan merekomendasikan anda untuk menjalani pemeriksaan lagi dalam waktu enam bulan. Pada umumnya, sel-sel tersebut akan kembali menjadi normal lagi. Jadi, adalah sangat penting bagi anda untuk melakukan ‘Pap Smear’ lagi untuk memastikan bahwa kelainan-kelainan yang tampak pada pemeriksaan pertama tersebut adalah gangguan yang tidak serius. Jika hasil pemeriksaan menghasilkan hasil yang sama maka anda mungkin disarankan untuk menjalani kolposkopi.

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    seputar tentang menyusui

    Post  siongirl on Thu May 21, 2009 11:44 am


    Menyusui adalah proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Jadi yang dimaksud disini bukan memberikan susu dengan menggunakan botol atau sarana lainnya.

    Setelah dilahirkan, seorang bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini membuat seorang bayi tanpa sadar akan selalu menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Begitu pula bila yang dimasukan adalah puting payudara maka ia akan otomatis menghisapnya. Fenomena ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu yang akan menyusui bayinya selama rentang waktu enam bulan sebelum diberikan makanan tambahan pendamping ASI.

    Sebagaimana sudah sering kita baca, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi sebelum berusia enam bulan. Kandungan gizinya tidak bisa dikalahkan oleh susu formula. Disamping itu, ASI juga mengandung zat zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi terjangkit beberapa penyakit menular. Dan yang paling penting saat kondisi krisis ekonomi saat ini adalah ASI merupakan makanan bayi termurah karena kita tidak perlu merogoh kocek untuk mendapatkannya.

    Beberapa penelitian menyebutkan, angka kejadian diare dan kematian pada bayi jauh lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya terutama di negara negara miskin dan berkembang.

    WHO sebagai induk organisasi kesehatan sedunia menyarankan pemberian ASI minimal sampai dengan bayi berusia 2 tahun dengan pemberian secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Pemberian eksklusif selama 6 bulan sangat penting dalam mencegah diare dan penyakit saluran nafas yang tidak didapatkan pada pemberian susu formula.

    Air susu ibu diproduksi oleh kelenjar mamaria yang terdapat dalam payudara seorang ibu. Proses produksi susu disebut dengan laktasi. Sedangkan hormon yang berperanan pada proses produksi susu disebut dengan prolaktin.


    Bentuk payudara yang sedemikian rupa juga mencegah bayi tersedak saat menyusui. Sehingga tidak ada lagi alasan lain untuk tidak memberikan ASI pada bayi yang baru dilahirkan.

    Sampai saat ini belum semua zat yang terkandung dalam ASI bisa dimengerti namun semua nutrisi tersebut dalam keadaan relatif stabil alias tidak berubah ubah oleh kondisi tertentu. ASI terbuat dari zat nutrisi yang terdapat dalam darah ibu. Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang menyusui memerlukan 400 sampai 600 ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Sehingga ibu yang menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendapatkan tambahan ekstra kalori tadi.

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    kanker payudara

    Post  siongirl on Thu May 21, 2009 11:50 am


    Kanker payudara terjadi karena adanya pertumbuhan abnormal sel pada payudara. Organ-organ dan kelenjar dalam tubuh (termasuk payudara) terdiri dari jaringan-jaringan, berisi sel-sel. Umumnya, pertumbuhan sel normal mengalami pemisahan, dan mati ketika sel menua sehingga dapat digantikan sel-sel baru. Tapi, ketika sel-sel lama tidak mati, dan sel-sel baru terus tumbuh (padahal belum diperlukan), jumlah sel yang berlebihan bisa berkembang tidak terkendali sehingga membentuk tumor. Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker, terutama pada payudara. Ada jenis tumor jinak (non kanker), ada juga yang ganas (kanker).

    Pada perempuan, payudara adalah kelenjar yang mampu memproduksi air susu. Tiap payudara terdapat dari 15-20 kantung penghasil susu, yang disebut lobes. Tiap kantung tersebut terdiri dari beberapa kelejar susu (lobules). Seringkali, awal kanker payudara tumbuh pada kelenjar susu atau lolubes.

    Payudara juga terdiri dari pembuluh darah dan aliran getah bening, yang mengalirkan cairan yang disebut getah bening, melalui tubuh menuju kelenjar (nodes) getah bening (kumpulan sel sistem imunitas berukuran sebesar kacang polong, berfungsi mencegah infeksi). Kelenjar getah bening yang letaknya dekat payudara terdapat pada bagian ketiak, di atas tulang selangka dan di belakang tulang dada.

    Cairan dari jaringan payudara mengalir melalui aliran getah bening menuju kelenjar getah bening di bawah ketiak. Karena itu, ketika sel kanker payudara mulai menyebar (metastatis), lokasi penyebaran pertama yang paling umum adalah pada kelenjar getah bening (terletak di bagian bawah lengan). Nah, jika sel kanker telah menyebar ke bagian tersebut, akhirnya muncul benjolan. Namun, jika benjolan tersebut tidak terdeteksi, ada kemungkinan sel kanker telah menyebar hingga ke bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, tulang dan otak.

    Benjolan Tidak Selalu Kanker

    Pada beberapa kasus, benjolan di payudara tidak selalu mengandung sel kanker. Benjolan jinak pada payudara termasuk umum dialami, dan bisa disebabkan oleh perubahan fibrocystic pada jaringan payudara. Menurut ACS, 90 persen perempuan memiliki kondisi benjolan jinak, meskipun banyak yang tidak memperhatikan. Kebanyakan benjolan jinak pada payudara adalah fibroadenomas atau papillomas. Dan juga, tumor jinak:

    Jarang mengancam nyawa

    Bisa diangkat, dan jarang muncul kembali

    Tidak menyebar ke jaringan lain di sekitar benjolan atau ke bagian tubuh lainnya

    Sedangkan tumor ganas memiiki perbedaan signifikan dibandingkan tumor jinak, antara lain:


    Umumnya lebih berbahaya dari pada tumor jinak

    Bisa menyebabkan kematian

    Dapat diangkat, tapi ada kemungkinan tumbuh kembali

    Bisa menyebar ke jaringan dan organ tubuh terdekat

    Bisa menyebabkan kematian

    Dapat pecah dalam bentuk sel-sel dan memasuki pembuluh darah atau ke aliran getah bening. Kondisi ini dikenal sebagai metastasis


    Statistik mengenai kanker payudara, dan juga banyaknya faktor risiko, masih sering membingungkan perempuan. Misalnya, tidak sedikit perempuan yang memiliki risiko pada akhirnya tidak mengalami kanker payudara. Sementara banyak juga perempuan, yang meski tidak berisiko tinggi, justru terdiagnosis mengidap kanker payudara. Karena itu, amat dianjurkan bagi perempuan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mengenai cara-cara pemeriksaan kanker payudara, meskipun tidak memiliki faktor risiko yang mudah dideteksi.

    Bagi perempuan yang berisiko tinggi, agar mendapatkan hasil optimal dari deteksi dini yang bisa diperoleh dari pemeriksaan mamografi, dan tes tambahan seperti USG payudara dan MRI sebaiknya dilakukan melalui evaluasi dokter yang memiliki kualifikasi.

    Belldandy
    Moderator Umum

    1395
    Age : 33
    Lokasi : Pontianak
    19.01.09

    Re: SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  Belldandy on Thu May 21, 2009 11:56 am

    sion... mau jadi dokter ngak kesampean ya?? kekekkekekeke
    Thx anw... nice info Smile

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    Re: SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  siongirl on Thu May 21, 2009 12:15 pm

    wakakakakak..iya..jadinya pembuat kopi hahahahah

    siongirl
    Admiral

    1846
    18.01.09

    Re: SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  siongirl on Sun May 31, 2009 2:11 pm

    Wanita Bertubuh Kurus Rentan Keguguran


    Memiliki tubuh kurus tanpa lemak sering menjadi ukuran kecantikan bagi perempuan, padahal perempuan bertubuh kurus rentan mengalami keguguran saat kehamilan.

    Demikian menurut hasil penelitian yang dilakukan sebuah tim peneliti dari Inggris.

    Wanita yang tergolong kurus atau memiliki BMI (Body Mass Index) kurang dari 18,5 berisiko sampai 75 persen keguguran pada trisemester pertama kehamilan. Belum diketahui apakah wanita yang overweight atau obesitas juga berisiko keguguran.

    Dalam studi kasus yang dilakukan tim peneliti pada 603 wanita yang pernah keguguran pada saat janin berusia 13 minggu, setelah BMI-nya naik 116 wanita berhasil melewati trisemester pertama kehamilannya dengan lancar.

    BMI merupakan nilai berat badan dibagi tinggi badan kuadrat. BMI yang digolongkan normal berkisar 18,5 - 23,0 sedangkan BMI lebih dari 25,0 tergolong obesitas.

    Menurut tim peneliti, keguguran janin bisa dihindari jika calon ibu rajin mengkonsumsi suplemen vitamin di masa awal kehamilan, terutama yang mengandung folid acid atau zat besi.

    Selain itu tambahkan selalu buah segar dan sayur pada menu harian. Makan cokelat ternyata juga bisa mengurangi risiko keguguran. Selain faktor makanan, para ibu juga disarankan untuk menjauhkan diri dari stres dan emosi yang tidak stabil.

    Sponsored content

    Re: SEPUTAR KESEHATAN WANITA

    Post  Sponsored content Today at 10:53 am


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 10:53 am