Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Makan Buah Segar Saat Sahur Bisa Kurangi Risiko Dehidrasi

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Makan Buah Segar Saat Sahur Bisa Kurangi Risiko Dehidrasi

    Post  kuning on Wed Aug 03, 2011 12:42 am

    Makan Buah Segar Saat Sahur Bisa Kurangi Risiko Dehidrasi


    Puasa berarti tidak minum seharian, sehingga cairan tubuh yang hilang tidak tergantikan. Untuk mencegah dehidrasi, beberapa hal terkait pola makan perlu diperhatikan salah satunya dengan memasukkan buah segar dalam menu makan sahur.

    Buah-buahan tertentu khususnya yang banyak mengandung air bisa membantu menjaga kecukupan cairan selama berpuasa sepanjang hari. Melon, semangka, timun dan tomat termasuk buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat makan sahur dan berbuka.

    Selain mengandung air, buah-buahan tersebut juga banyak mengandung mineral penting untuk menjaga keseimbangan eletrolit tubuh. Kandungan mineralnya lebih banyak dibandingkan sumber-sumber karbohidrat seperti nasi dan roti, maupun lauk- pauk seperti ikan dan daging ayam.

    Meski demikian, unsur terpenting yang harus dipenuhi untuk mencegah dehidrasi di siang hari tentu saja air. Air putih paling dianjurkan, sementara kopi dan teh sebaiknya dikurangi karena mengandung kafein yang bersifat diuretik atau meluruhkan kencing.

    Minuman bersoda juga harus dibatasi selama puasa, karena jenis minuman seperti ini juga mengandung kafein. Meski untuk sesaat bisa memberikan sensasi segar, dalam jangka beberapa jam kemudian kafein akan menyebabkan sering kencing lalu dehidrasi karena selama puasa tidak boleh minum untuk menggantikan cairan yang keluar.

    Hilangnya cairan tubuh saat berpuasa di siang hari tidak hanya terjadi saat kencing dan berkeringat. Dikutip dari Healthycan, cairan tubuh juga keluar dalam bentuk uap melalui permukaan kulit maupun rongga mulut dan lubang hidung saat bernapas dan berbicara.

    Meski harus mencukupi kebutuhan cairan sepanjang hari, bukan berarti saat sahur dan berbuka harus minum air putih banyak-banyak. Air putih yang dikonsumsi memang harus banyak, tetapi tidak boleh sekaligus melainkan harus secara teratur dan bertahap sepanjang malam.

    Tidak sulit untuk mengatur waktu minum di malam hari, yang penting jangan dipaksakan untuk minum terlalu banyak dalam waktu bersamaan. Sebagai contoh saat berbuka minum 2 gelas, sebelum tidur minum lagi dan seterusnya hingga terpenuhi kebutuhan untuk sehari yang jumlahnya kurang lebih 2 liter.



      Waktu sekarang Wed Jul 26, 2017 3:40 pm