Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Terlalu Banyak Makan Sushi Bisa Mengganggu Hormon Tiroid

    Share

    anima

    28
    05.07.11

    Terlalu Banyak Makan Sushi Bisa Mengganggu Hormon Tiroid

    Post  anima on Wed Aug 03, 2011 8:19 am

    Terlalu Banyak Makan Sushi Bisa Mengganggu Hormon Tiroid


    Saat ini sushi tengah menjadi salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering, karena terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kelenjar tiroid.

    Studi yang dilakukan oleh Dieticians Association of Australia telah memperingatkan bahwa terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Hal ini karena rumput laut yang membungkus sushi bisa berbahaya bagi kelenjar tiroid jika dikonsumsi berlebihan.

    Dalam studi tersebut diketahui bahwa kadar iodium yang terkandung dalam rumput laut tersebut tinggi, karenanya para ahli merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi sushi lebih dari 2-3 gulungan dalam seminggu.

    Data yang dirilis oleh Food Standards Australia New Zealand menuturkan bahwa dalam satu gulung sushi bisa mengandung iodium sebanyak 92 mikrogram, seperti dikutip dari MedIndia.

    Para ahli merekomendasikan jumlah tertinggi dari asupan harian iodium yang direkomendasikan adalah 150 mikrogram per hari. Jika asupan iodium yang masuk ke tubuh berlebihan maka akan memicu terjadinya hipertiroid (kelebihan hormon tiroid).

    Kelenjar tiroid mengambil iodium dari darah dan menggunakannya untuk memproduksi hormon-hormon tiroid. Sumber iodium ini kebanyakan berasal dari makanan seperti seafood, roti dan garam.

    Kelebihan hormon tiroid ini lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Cara mendiagnosisnya dengan melakukan tes laboratorium untuk melihat kadar hormon T3, T4 dan THS. Jika kadar hormon tiroid tinggi dan kadar hormon THS rendah, hal ini mengindikasikan kelenjar tiroid terlalu aktif.

    Gejala yang muncul jika hormon tiroid berlebih adalah jari suka gemetar, jantung berdebar-debar, berat badan berkurang, suka keringat berlebih, konsentrasi berkurang, sakit kepala seperti ditusuk-tusuk dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Jika tidak ditangani dengan baik nantinya bisa menyebabkan komplikasi.

    Tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher bagian depan yang berbentuk seperti kupu-kupu dan seringkali mudah untuk diraba. Kelenjar ini akan memproduksi hormon tiroid yang berfungsi menstimulasi metabolisme dari sel-sel di tubuh.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 9:43 pm