Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    3 Cara Tangani Konflik di Awal Hubungan

    Share

    julia

    138
    25.06.11

    3 Cara Tangani Konflik di Awal Hubungan

    Post  julia on Mon Aug 08, 2011 12:28 am

    3 Cara Tangani Konflik di Awal Hubungan


    Suatu hubungan yang baru dimulai pasti terasa indah, namun lambat laun masalah pun muncul. Misalnya, ketika si dia mulai jarang menghubungi atau sering datang terlambat saat kencan.

    Bingung bagaimana tindakan yang harus diambil ketika menghadapi masalah di awal berpacaran? Seperti yang dikutip dari Eharmony, simak tiga tips berikut ini.

    1. Jangan berpura-pura semuanya baik-baik saja
    Untuk menghindari pertengkaran, biasanya Anda berpura-pura semuanya baik-baik saja walau pada kenyataannya tidak. Akhirnya Anda memilih untuk diam dan memendam masalah.

    Cara seperti ini hanya akan membuat Anda kesal dan kecewa sendirian. Selain itu, pasangan akan terus mengulang kesalahan yang sama karena ia pikir itu tidak menjadi masalah bagi Anda. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, hal ini akan menjadikan Anda semakin membenci si dia dan menjauh darinya.

    2. Hindari selalu menyalahkan
    Emosi yang meledak-ledak kerap kali terjadi dalam pertengkaran. Tak jarang hal ini membuat Anda jadi menyalahkan pasangan. Jika Anda melakukan hal tersebut, mungkin saja pasangan akan menutup diri, tidak mau mendengarkan dan yang paling buruk, meninggalkan Anda. Tak ada seorang pun yang ingin selalu disalahkan, bukan? Cobalah untuk menahan emosi dan berpikir jernih jika dihadapkan dengan sebuah masalah, cari jalan terbaik.

    3. Utarakan perasaan Anda
    Jika Anda sudah terbisa melakukan langkah pertama dan kedua, berarti Anda bisa terbebas dari frustasi. Coba untuk selalu jujur mengenai perasaan Anda ketika si dia melakukan kesalahan. Hindari menggunakan kalimat yang menyudutkan dan menyalahkan.

    Misalnya ketika si dia mulai jarang menghubungi, coba langsung berterus terang seperti ,"aku rasa kita sudah jarang berkomunikasi seperti biasanya, apakah ada yang bisa aku lakukan untuk memperbaikinya?". Berikan ia kesempatan untuk mengutarakan alasan dan juga kesempatan untuk memperbaiki keadaan.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 2:42 am