Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

IKLAN ANDA


    Pemicu Ketidaksuburan Wanita

    Share
    avatar
    daun.kuning

    271
    17.11.09

    Pemicu Ketidaksuburan Wanita

    Post  daun.kuning on Tue Aug 09, 2011 3:22 pm

    Pemicu Ketidaksuburan Wanita


    Ada banyak faktor yang memengaruhi kesuburan wanita. Salah satunya gangguan hormon yang dipicu Penyakit Ovarium Polikistik (PCOD) dan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), di mana kista-kista kecil berkembang di tepian ovarium.

    Penderita PCOD dan PCOS cenderung memiliki sensitivitas insulin rendah dan kadar hormon pria (androgen) yang tinggi dalam darahnya dibandingkan wanita normal. Ini memberikan gejala berupa tampilan fisik menyerupai pria seperti tumbuhnya jenggot, rambut di daerah perut, rambut di daerah dada atau tumbuhnya rambut yang begitu lebat.

    Pada wanita usia subur biasanya juga akan mengalami ketidakteraturan menstruasi, jerawat parah, dan berat badan berlebih. Gangguan hormon inilah yang kemudian memicu infertilitas karena anovulasi atau sel telur tidak keluar dari ovarium setiap bulan. Sementara pada wanita usia 50 tahun ke atas dapat menyebabkan diabetes dan kanker rahim.

    Menurut Dr Rishma Dhillon Pai, ginekolog asal Mumbai, India, Penyebab pasti PCOD dan PCOS belum diketahui. Namun, kemungkinan besar akibat faktor genetik karena sejumlah kasus kerap muncul pada ibu dan anak perempuannya, atau dua saudara perempuan. Namun, faktor gaya hidup atau pemakaian kosmetik yang salah juga bisa memperburuk kondisi.

    Lantaran genetik, pencegahan seringkali sulit dilakukan. Yang bisa dilakukan hanya melakukan kontrol dengan perubahan gaya hidup lebih sehat. Olahraga teratur dan diet yang sehat sangat penting. Diagnosis dini dan cek kesehatan secara rutin juga penting, seperti melakukan beberapa tes hormon dan sonografi.

    Pada kasus yang telah terdeteksi, dokter seringkali memberikan pil hormon dosis rendah selama tiga minggu setiap bulan untuk melancarkan menstruasi. Sementara bagi pasien yang sedang merencanakan kehamilan, dokter umumnya akan memberikan tablet dan suntikan untuk menormalkan ovulasi.

    "Penggunaan tablet hormon untuk melancarkan menstruasi dapat mencegah pertumbuhan abnormal pada lapisan rahim, yang mencegah perkembangan kanker rahim kemudian," kata Dr Rishma, seperti dikutip dari Times of India.



      Waktu sekarang Sat May 27, 2017 1:11 pm