Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Rokok Sebelum Sarapan, Risiko Kanker Berlipat

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Rokok Sebelum Sarapan, Risiko Kanker Berlipat

    Post  clara on Wed Aug 10, 2011 12:13 am

    Rokok Sebelum Sarapan, Risiko Kanker Berlipat


    Bagi seorang perokok, tak lengkap rasanya menikmati hidangan tanpa ditutup dengan menghisap rokok. Bahkan, acapkali seorang pecandu nikotin merokok setelah bangun tidur sebelum mengonsumsi makanan.

    Sebuah riset menemukan, orang yang merokok setelah bangun tidur berisiko hampir dua kali lipat terkena kanker ketimbang mereka yang menunggu satu jam dan sarapan lebih dulu. Tingkat nikotin dalam tubuh orang yang merokok kurang satu jam setelah bangun jauh lebih tinggi daripada mereka yang menunggu satu jam setelah bangun.

    Studi yang dipublikasikan jurnal online Cancer, merupakan riset ilmuwan dari Penn State College of Medicine di Hershey, Amerika Serikat. Mereka mempelajari alasan mengapa hanya sebagian perokok yang menderita kanker. Para ilmuwan juga ingin untuk dapat mengidentifikasi siapa yang memiliki risiko sangat tinggi dan waktu yang paling menguntungkan untuk kampanye anti-rokok.

    Mereka menganalisis 4.775 penderita kanker paru-paru dan 2.835 responden kontrol tanpa kanker. Kesemua responden merupakan perokok. Ilmuwan ingin melihat apakah merokok di pagi hari berisiko lebih besar, terlepas berapa lama merokok dan berapa banyak rokok dihabiskan setiap hari.

    Para peneliti menemukan, orang yang merokok setengah jam setelah bangun tidur, dua kali lebih mungkin terkena kanker paru-paru dibandingkan mereka yang menunggu satu jam sebelum merokok. Merokok kurang dari satu jam setelah bangun juga mengembangkan kanker leher 1,6 kali lebih tinggi dan tumor kepala dan leher 1,4 kali lebih tinggi.
    Pemimpin riset, Dr Joshua Muscat menyatakan, "Bagi perokok pada jam awal bangun tidur, terpapar racun nikotin lebih banyak. Mereka juga lebih mungkin kecanduan daripada mereka yang merokok satu jam setelah bangun tidur.

    "Ini mungkin terjadi akibat kombinasi faktor genetik dan pribadi yang menyebabkan ketergantungan tinggi terhadap nikotin."

    Para penulis studi menyimpulkan, kampanye anti rokok di pagi hari sangat penting bagi para kelompok berisiko tinggi.

    Profesor Robert West dari Penelitian Kanker Inggris mengatakan, "Semakin cepat seseorang merokok setelah bangun, semakin banyak racun yang dibawa ke paru-paru, dan semakin tinggi tingkat paparan bahan kimia penyebab kanker."

    Menurutnya, semakin cepat seseorang menyadari bahaya rokok, kematian akibat rokok dapat dieliminasi.


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:24 am