Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Terapi Musik Bisa Bantu Atasi Keluhan Kanker

    Share
    avatar
    pravda

    259
    07.06.10

    Terapi Musik Bisa Bantu Atasi Keluhan Kanker

    Post  pravda on Wed Aug 10, 2011 5:45 pm

    Terapi Musik Bisa Bantu Atasi Keluhan Kanker


    Mendengarkan musik dapat meredakan stres dan meningkatkan toleransi terhadap rasa nyeri. Bagi pasien yang mengidap kanker, terapi musik terbukti bisa meningkatkan kualitas hidup meski tidak secara langsung menyembuhkan penyakit tersebut.

    Para ilmuwan Amerika Serikat mengungkap hal itu setelah mengkaji 30 penelitian terdahulu, yang melibatkan tak kurang dari 2.000 pasien kanker. Sebagian dari partisipan menjalani terapi kanker seperti biasa, sedangkan sisanya diberi tambahan terapi musik.

    Dibandingkan partisipan yang menjalani terapi standar, partisipan yang mendapat tambahan terapi musik mengalami penurunan tingkat anksietas atau kegelisahan klinis. Suasana hati juga teramati membaik, namun tingkat depresi tidak terlalu terpengaruh.

    Turunnya tingkat kegelisahan membuat para partisipan yang mendapat terapi musik lebih mampu mentoleransi rasa nyeri. Akibatnya dalam menjalani terapi utamanya sehari-hari, para partisipan tersebut lebih sedikit merasakan keluhan-keluhan terkait kankernya.

    "Temuan ini menyiratkan bahwa intervensi musik sama bergunanya dengan terapi komplementer (tambahan) lainnya, khusunya bagi pengidap kanker," ungkap Dr Joke Bradt dari Drexel University yang melakukan kajian tersebut, seperti dikutip dari Ninemsn.

    Sebelumnya, berbagai penelitian juga telah membuktikan bahwa musik bisa meredakan rasa nyeri pada kondisi selain kanker misalnya pada penderita nyeri punggung. Pada pasien yang mendengarkan musik selama 20 menit/hari, nyeri punggung bisa berkurang hingga 20 persen.

    Manfaat lain dari terapi musik adalah mempercepat penyembuhan luka setelah operasi. Penelitian yang dilakukan di Barts and The London NHS Trust membuktikan, musik membuat ritme jantung pasien lebih stabil sehingga mendukung proses alami tubuh dalam menutup luka di permukaan tubuh.



      Waktu sekarang Tue Jul 25, 2017 9:43 pm