Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos

    Post  clara on Sun Aug 14, 2011 1:10 am

    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos


    Keriput atau kerutan halus di wajah tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menjadi indikator kesehatan tulang seseorang. Makin banyak keriput di wajah pertanda kepadatan tulang menurun dan tulang makin keropos.

    Sebuah studi yang dilakukan Yale School of Medicine di New Haven menunjukkan bahwa wanita dengan banyak keriput memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah daripada wanita dengan wajah halus secara alami. Pada dasarnya keriput bukanlah pemicu terjadi pengeroposan tulang, tetapi kedua hal tersebut saling berhubungan. Hal ini akan terlihat jelas pada wanita yang sudah memasuki usia menopause.

    "Informasi ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi risiko patah tulang pada wanita postmenopause, tanpa bergantung pada tes yang mahal," jelas peneliti Dr Lubna Pal, ahli endokrinologi reproduksi di Yale School of Medicine di New Haven, Conn, seperti dilansir Myhealthnewsdaily.

    Dr Pal menjelaskan bahwa tulang dan kulit berbagi blok pembangun, yaitu kelompok protein yang dikenal sebagai kolagen.

    "Seperti usia kita, perubahan kolagen dapat menjelaskan yang berkaitan dengan perubahan kulit terkait usia. Termasuk keriput kulit yang makin memburuk dan kendur, juga berkontribusi terhadap kerusakan tulang," jelas Dr Pal.

    Dalam studi ini, Dr Pal dan koleganya mempelajari 114 wanita di usia akhir 40-an dan awal 50-an yang memiliki periode menstruasi dalam tiga tahun terakhir dan tidak mengonsumsi obat terapi hormon. Partisipan akan dikeluarkan dari studi jika mereka telah menjalani prosedur kosmetik kulit.

    Para peneliti memberi setiap wanita skor untuk wajah dan kerutan leher berdasarkan jumlah keriput dan kedalaman keriput. Mereka juga mengukur kekencangan kulit di dahi dan pipi dengan perangkat yang disebut durometer, dan kepadatan tulang diukur dengan analisis sinar-X.

    Hasilnya, wanita dengan keriput yang lebih buruk memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah daripada wanita dengan wajah halus alami (bukan karena perawatan).

    "Hubungan antara keriput dan kepadatan tulang tampak jelas pada semua tulang yang diuji, yaitu pinggul, tulang belakang lumbar dan tumit, terlepas dari usia, persentase lemak tubuh dan faktor lainnya yang diketahui mempengaruhi kepadatan tulang," jelas Dr Pal.

    Namun menurut Dr Pal, studi jangka panjang diperlukan untuk memperkuat hubungan antara keriput dan risiko patah tulang. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam pertemuan Endocrine Society di Boston.



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 11:03 pm