Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos

    Post  clara on Sun Aug 14, 2011 1:10 am

    Kerutan di Wajah Tanda Tulang Makin Keropos


    Keriput atau kerutan halus di wajah tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menjadi indikator kesehatan tulang seseorang. Makin banyak keriput di wajah pertanda kepadatan tulang menurun dan tulang makin keropos.

    Sebuah studi yang dilakukan Yale School of Medicine di New Haven menunjukkan bahwa wanita dengan banyak keriput memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah daripada wanita dengan wajah halus secara alami. Pada dasarnya keriput bukanlah pemicu terjadi pengeroposan tulang, tetapi kedua hal tersebut saling berhubungan. Hal ini akan terlihat jelas pada wanita yang sudah memasuki usia menopause.

    "Informasi ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi risiko patah tulang pada wanita postmenopause, tanpa bergantung pada tes yang mahal," jelas peneliti Dr Lubna Pal, ahli endokrinologi reproduksi di Yale School of Medicine di New Haven, Conn, seperti dilansir Myhealthnewsdaily.

    Dr Pal menjelaskan bahwa tulang dan kulit berbagi blok pembangun, yaitu kelompok protein yang dikenal sebagai kolagen.

    "Seperti usia kita, perubahan kolagen dapat menjelaskan yang berkaitan dengan perubahan kulit terkait usia. Termasuk keriput kulit yang makin memburuk dan kendur, juga berkontribusi terhadap kerusakan tulang," jelas Dr Pal.

    Dalam studi ini, Dr Pal dan koleganya mempelajari 114 wanita di usia akhir 40-an dan awal 50-an yang memiliki periode menstruasi dalam tiga tahun terakhir dan tidak mengonsumsi obat terapi hormon. Partisipan akan dikeluarkan dari studi jika mereka telah menjalani prosedur kosmetik kulit.

    Para peneliti memberi setiap wanita skor untuk wajah dan kerutan leher berdasarkan jumlah keriput dan kedalaman keriput. Mereka juga mengukur kekencangan kulit di dahi dan pipi dengan perangkat yang disebut durometer, dan kepadatan tulang diukur dengan analisis sinar-X.

    Hasilnya, wanita dengan keriput yang lebih buruk memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah daripada wanita dengan wajah halus alami (bukan karena perawatan).

    "Hubungan antara keriput dan kepadatan tulang tampak jelas pada semua tulang yang diuji, yaitu pinggul, tulang belakang lumbar dan tumit, terlepas dari usia, persentase lemak tubuh dan faktor lainnya yang diketahui mempengaruhi kepadatan tulang," jelas Dr Pal.

    Namun menurut Dr Pal, studi jangka panjang diperlukan untuk memperkuat hubungan antara keriput dan risiko patah tulang. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam pertemuan Endocrine Society di Boston.



      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 1:35 pm