Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pria Tak Sehat Jika Jalannya Lambat

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Pria Tak Sehat Jika Jalannya Lambat

    Post  lea on Sun Aug 14, 2011 4:17 am

    Pria Tak Sehat Jika Jalannya Lambat


    Jika mendapati pria selalu berjalan dengan tergesa-gesa, jangan langsung menuduhnya tidak sabaran. Jalan cepat menandakan bahwa pria tersebut sangat sehat dan pastinya lebih aman dari berbagai risiko penyakit.

    Sejumlah penelitian menunjukkan, kecepatan berjalan kaki sangat erat hubungannya dengan kesehatan seseorang khususnya pria. Makin cepat ia berjalan, makin bugar kondisi jantung dan paru-parunya sehingga risiko untuk mengalami gangguan kesehatan lebih rendah.

    Beberapa manfaat dari berjalan lebih cepat antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari MensHealth.com.

    1. Menghambat pertumbuhan prostat
    Selain menjauhkan pria dari risiko kanker prostat, jalan kaki dengan kecepatan tertentu juga mencegah pertumbuhan sel kanker pada pria yang terlanjur kena kanker prostat. Dengan kecepatan 4,8 km/jam saja, risiko untuk berkembang menjadi lebih parah akan berkurang 57 persen.

    "Berjalan kaki dengan tergesa-gesa akan menurunkan kadar insulin, hormon yang diketahui menjadi salah satu faktor pencetus kanker prostat," ungkap Erin Richman, ScD, peneliti dari University of California San Francisco.

    2. Memperbesar peluang punya umur panjang
    Sebuah penelitian di University of Pittsburg menunjukkan bahwa makin cepat seseorang berjalan, peluang untuk hidup lebih lama makin besar. Tiap kecepatannya naik 0,32 km/jam, peluang untuk menambah umur sebanyak 10 tahun ikut mengalami peningkatan cukup besar yakni sekitar 10 persen.

    "Kecepatan berjalan kaki bisa menjadi indikator yang baik untuk melihat status kesehatan secara umum, sama akuratnya dengan tes darah," ungkap sang peneliti, Stephanie Studenski, MD.

    3. Mengurangi risiko pikun
    Meski tidak menyebutkan secara rinci kecepatannya, sebuah penelitian di jurnal Neurology menunjukkan bahwa jalan kaki dengan tegesa-gesa bisa menjaga fungsi kognitif otak. Fungsi kognitif berhubungan dengan kemampuan mengingat dan biasanya akan berkurang seiring bertambahnya usia.

    "Berjalan kaki dengan kecepatan tertentu bisa meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga suplai oksigen meningkat dan kesehatan sistem saraf pusat akan lebih terjaga," ungkap Cyrus Raji, MD, PhD dari University of Pittsburg yang memimpin penelitian tersebut.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:35 pm