Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Batu Batu Empedu (GALLSTONES)

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Batu Batu Empedu (GALLSTONES)

    Post  lea on Sun Aug 14, 2011 4:31 am

    Batu Batu Empedu (GALLSTONES)


    Komplikasi-Komplikasi Batu-Batu Empedu

    Biliary colic adalah gegala yang paling umum dari batu-batu empedu, namun, untungnya, ia biasanya adalah gejala yang hilang sendiri. Bagaimanapun ada beberapa kompliksi-komplikasi batu-batu empedu yang lebih serius.

    Cholecystitis

    Cholecystitis berarti peradangan dari kantong empedu. Seperti biliary colic, ia juga disebabkan oleh halangan/rintangan yang tiba-tiba dari saluran-saluran oleh suatu batu empedu, biasanya saluran cystic. Bahkan, cholecystitis mungkin mulai dengan suatu episode dari biliary colic. Rintangan dari saluran cystic menyebabkan dinding kantong empedu mulai mengeluarkan cairan tepat seperti biliary colic, bagaimanapun, untuk sebab-sebab yang tidak jelas, peradangan terjadi. Pada pertama-tama peradangan adalah steril, yaitu, tidak ada infeksi dengan bakteri-bakteri; bagaimanapun, melalui waktu empedu dan kantong empedu menjadi terinfeksi dengan bakteri-bakteri yang berjalan melalui saluran-saluran dari usus kecil.

    Dengan cholecystitis, ada nyeri yang konstan pada perut kanan bagian atas. Peradangan meluas melalui dinding kantong empedu, dan perut kanan bagian atas menjadi sangat sensitif/peka ketika ia ditekan atau bahkan ditepuk. Tidak seperti dengan biliary colic, bagaimanapun, adalah nyeri untuk bergerak. Individu-individu dengan cholecystitis biasanya terbaring diam. Ada demam, dan jumlah sel darah putih meningkat, keduanya adalah tanda-tanda peradangan. Cholecystitis biasanya dirawat dengan antibiotik-antibiotik, dan kebanyakan episode-episode akan hilang dalam beberapa hari. Bahkan tanpa antibiotik-antibiotik, cholecystitis seringkali menghilang. Seperti dengan biliary colic, gerakan batu-batu empedu keluar dari saluran cystic dan kembali kedalam kantong empedu menghilangkan rintangan dan mengizinkan peradangan menghilang.

    Cholangitis

    Cholangitis adalah suatu kondisi dimana empedu didalam saluran-saluran common, hepatik, dan intrahepatik menjadi terinfeksi. Seperti cholecystitis, infeksi menyebar melalui saluran-saluran dari usus kecil setelah saluran-saluran menjadi terhalang oleh sebuah batu empedu. Pasien-pasien dengan cholangitis adalah sangat sakit dengan suatu demam yang tinggi dan peningkatan jumlah-jumlah sel darah putih. Cholangitis mungkin berakibat pada suatu abses (abscess) didalam hati atau sepsis.

    Gangrene

    Gangrene dari kantong empedu adalah suatu kondisi dimana peradangan dari cholecystitis memutus penyediaan darah ke kantong empedu. Tanpa darah, jaringan-jaringan yang membentuk dinding kantong empedu mati, dan ini membuat dinding sangat lemah. Kelemahan digabung dengan infeksi seringkali menjurus pada robek/pecahnya kantong empedu. Infeksi kemudian mungkin menyebar keseluruh perut, walaupun seringkali robekan terbatas pada suatu area yang kecil disekitar kantong empedu (suatu perforasi yang terbatas).

    Jaundice

    Jaundice adalah suatu kondisi dimana bilirubin akumulasi didalam tubuh. Bilirubin adalah hitam kecoklatan namun kuning ketika ia tidak terlalu terkonsentrasi (pekat). Suatu penumpukan dari bilirubin dalam tubuh merubah kulit dan putih-putih mata (sclera) menjadi kuning. Jaundice terjadi ketika ada rintangan/halangan yang berkepanjangan dari saluran-saluran empedu. Rintangan mungkin disebabkan oleh batu-batu empedu, namun itu juga mungkin disebabkan oleh banyak penyebab-penyebab rintangan yang lain, contohnya, tumor-tumor dari saluran-saluran empedu atau jaringan-jaringan sekelilingnya. Penyebab-penyebab lain dari jaundice adalah suatu penghancuran yang cepat dari sel-sel darah merah yang memberati/melebihi kemampuan hati untuk mengeluarkan bilirubin dari darah atau suatu hati yang rusak yang tidak dapat mengeluarkan bilirubin dari darah secara normal. Jaundice sendiri, umumnya tidak menyebabkan persoalan-persoalan.

    Pankreatitis

    Pankreatitis berarti peradangan pankreas. Dua penyebab-penyebab yang paling umum dari pankreatitis adalah alkoholisme dan batu-batu empedu. Pankreas mengelilingi saluran empedu common ketika saluran masuk ke usus kecil. Saluran pankreatik yang mengalirkan getah-getah pencernaan dari pankreas bergabung dengan saluran empedu common tepat sebelum ia bermuara kedalam usus kecil. Jika sebuah batu empedu menghalangi saluran empedu common tepat setelah saluran pankreatik bergabung dengannya, aliran dari getah pankreatik dari pankreas terhalang/terblokir. Ini berakibat pada peradangan didalam pankreas. Pankreatitis yang disebabkan oleh batu-batu empedu biasanya adalah ringan, namun ia mungkin menyebabkan penyakit yang serius dan bahka kematian. Untungnya, pankreatitis yang berat yang disebabkan oleh batu-batu empedu adalah jarang.

    Sepsis

    Sepsis adalah suatu kondisi dimana bakteri-bakteri dari sumber mana saja didalam tubuh, termasuk kantong empedu atau saluran-saluran empedu, masuk kedalam aliran darah dan menyebar keseluruh tubuh. Walaupun bakteri-bakteri biasanya berdiam didalam darah, mereka juga mungkin menyebar ke jaringabn-jaringan yang jauh dan menjurus pada pembentukan abses-abses (area-area infeksi yang terlokalisir dengan pembentukan nanah). Sepsis adalah suatu komplikasi yang ditakutkan dari infeksi apa saja. Tanda-tanda dari sepsis termasuk demam yang tinggi, jumlah sel darah putih yang tinggi, dan, lebih jarang, kekakuan-kekakuan (menggigil) atau suatu kejatuhan (drop) dalam tekanan darah.

    Fistula. Suatu fistula adalah suatu saluran abnormal yang melaluinya cairan dapat mengalir antara dua organ-organ berongga atau antara suatu abses dan suatu organ berongga atau kulit. Batu-batu empedu menyebabkan fistula-fistula ketika batu-batu empedu yang keras mengikis melalui dinding yang lembut dari kantong empedu atau saluran-saluran empedu. Paling umum, batu-batu empedu mengikis kedalam usus kecil, lambung, atau saluran empedu common. Ini dapat meninggalkan suatu jalur/saluran yang mengizinkan empedu untuk mengalir dari kantong empedu ke usus kecil, lambung, atau saluran common. Jika fistula memasuki bagian distal dari usus kecil, empedu yang terkonsentrasi (pekat) dapat menjurus pada persoalan-persoalan seperti diare. Jarang, batu empedu mengikis kedalam rongga perut yang mengelilingi organ-organ perut. Empedu kemudian bocor dari kantong empedu atau saluran empedu keseluruh rongga perut dan menyebabkan peradangan lapisan perut (peritoneum), suatu kondisi yang disebut bile peritonitis.

    Ileus. Ileus adalah suatu kondisi dimana ada suatu rintangan/halangan aliran dari makanan yang sedang dicerna, gas, dan cairan didalam usus kecil. Itu mungkin disebabkan oleh suatu rintangan/halangan mekanik, contohnya, suatu tumor didalam usus kecil, atau suatu rintangan fungsional, contohnya, peradangan dari usus kecil atau jaringan-jaringan yang mengelilinginya yang mencegah otot usus kecil bekerja secara normal dan mendorong isi-isinya. Jika suatu batu empedu yang besar mengikis melalui dinding kantong empedu dan kedalam lambung atau usus kecil, ia akan didorong melalui usus kecil. Bagian yang paling sempit dari usus kecil adalah klep ileo-cecal, yang berlokasi dimana usus kecil bergabung dengan usus besar (kolon). Jika batu empedu terlalu besar untuk melewati klep, ia dapat menghalangi usus kecil dan menyebabkan suatu ileus.

    Kanker. Kanker kantong empedu hampir selalu dikaitkan dengan batu-batu empedu, namun itu tidak jelas yang mana datang pertama, yaitu, apakah batu-batu empedu mendahului kanker dan , oleh karenanya, dapat secara potensi menjadi penyebab dari kanker. Lagi pula, kanker kantong empedu timbul pada kurang dari 1% dari individu-individu dengan batu-batu empedu. Oleh karenanya, keprihatinan tentang perkembangan masa depan dari kanker sendirian adalah bukan suatu alasan yang baik untuk mengangkat kantong empedu ketika batu-batu empedu hadir.


    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Re: Batu Batu Empedu (GALLSTONES)

    Post  lea on Mon Aug 15, 2011 2:10 pm

    Penyebab Batu-Batu Empedu

    Batu-batu empedu adalah umum; mereka terjadi pada hampir 20% dari wanita-wanita di Amerika, Kanada dan Eropa, namun ada suatu variasi yang besar dalam kelaziman diantara kelompok-kelompok etnik. Contohnya, batu-batu empedu terjadi 1 ½ sampai 2 kali lebh umum diantara orang-orang Skandinavia dan orang-orang Amerika keturunan Meksiko. Diantara orang-orang Amerika keturunan Indian, kelaziman batu empedu mencapai lebih dari 80%. Perbedaan-perbedaan ini mungkin dipertanggungjawabkan oleh faktor-faktor genetik (yang diturunkan). Saudara-saudara derajat pertama (orangtua, saudara kandung, dan anak-anak) dari individu-individu dengan batu-batu empedu adalah 1 ½ kali lebih mungkin mempunyai batu-batu empedu daripada jika mereka tidak mempunyai saudara derajat pertama dengan batu-batu empedu. Dukungan lebih jauh datang dari studi-studi kembar bahwa faktor-faktor genetik adalah penting dalam menentukan siapa mendapat batu-batu empedu. Diantara pasangan-pasangan kembar yang tidak identis (yang berbagi 50% dari gen-gen mereka dengan satu sama lain), kedua individu-individu dalam suatu pasangan mempunyai batu-batu empedu 8% dari waktu. Diantara pasangan-pasangan kembar yang identis (yang berbagi 100% dari gen-gen mereka dengan satu sama lain), kedua individu-individu dalam suatu pasangan mempunyai batu-batu empedu 23% dari waktu.

    Ada beberapa tipe-tipe dari batu-batu empedu dan setiap tipe mempunyai suatu sebab yang berbeda.

    Batu-Batu Empedu Kolesterol

    Batu-batu empedu kolesterol terbuat terutama dari kolesterol. Mereka adalah tipe batu empedu yang paling umum, berisikan 80% dari batu-batu empedu pada individu-individu dari Eropa dan Amerika. Kolesterol adalah satu dari senyawa-senyawa yang dikeluarkan oleh sel-sel hati kedalam empedu. Pengeluaran kolesterol kedalam empedu adalah suatu cara yang penting dimana hati mengeliminasi kelebihan kolesterol dari tubuh.

    Supaya empedu membawa kolesterol, kolesterol harus dilarutkan didalam empedu. Kolesterol adalah suatu lemak, bagaimanapun, dan empedu adalah suatu larutan yang encer atau berair; lemak-lemak tidak larut dalam larutan-larutan yang berair. Dalam rangka membuat kolesterol larut dalam empedu, hati juga mengeluarkan dua bahan-bahan pembersih (detergents) - asam-asam empedu dan lecithin - kedalam empedu. Bahan-bahan pembersih (detergents) ini, sama seperti bahan-bahan pembersih (detergents) pencuci piring, melarutkan kolesterol yang berlemak sehingga ia dapat dibawa oleh empedu melalui saluran-saluran. Jika hati mengeluarkan terlalu banyak kolesterol untuk jumlah asam-asam empedu dan lecithin yang dia keluarkan, beberapa dari kolesterol tidak larut. Sama halnya, jika hati tidak mengeluarkan cukup asam-asam empedu dan lecithin, beberapa dari kolesterol juga tidak larut. Pada kedua kasus, kolesterol yang tidak larut menempel bersama-sama dan membentuk partikel-partikel kolesterol yang tumbuh dalam ukurannya dan akhirnya membentuk batu-batu empedu yang lebih besar.

    Ada dua proses-proses lain yang mempromosikan pembentukan batu-batu empedu kolesterol walaupun tidak satupun dari kedua proses-proses mampu menyebabkan batu-batu empedu secara sendiri-sendiri. Yang pertama adalah pembentukan dan pertumbuhan dari partikel-partikel kolesterol yang cepatnya abnormal kedalam batu-batu empedu. Jadi, dengan konsentrasi-konsentrasi yang sama dari kolesterol, asam-asam empedu dan lecithin dalam empedu mereka, pasien-pasien dengan batu-batu empedu membentuk partikel-prtikel kolesterol lebih cepat daripada individu-individu tanpa batu-batu empedu. Proses kedua yang mempromosikan pembentukan dan pertumbuhan batu-batu empedu adalah kontraksi dan pengosongan kantong empedu yang berkurang yang mengizinkan empedu didalam kantong empedu duduk lebih lama sehingga ada lebih banyak waktu untuk partikel-partikel kolesterol untuk membentuk dan tumbuh.

    Batu-Batu Empedu Pigmen

    Batu-batu empedu pigmen adalah tipe batu empedu yang paling umum kedua. Walaupun batu-batu empedu pigmen berisikan hanya 15% dari batu-batu empedu pada individu-individu dari Eropa dan Amerika, mereka lebih umum daripada batu-batu empedu kolesterol di Asia Tenggara. Ada dua tip-tipe batu-batu empedu pigmen: 1) batu-batu empedu pigmen hitam, dan 2) batu-batu empedu pigmen coklat.

    Pigmen adalah suatu sisa pembuangan yang terbentk dari hemoglobin, bahan kimia yang membawa oksigen dalam sel-sel darah merah. Hemoglobin dari sel-sel darah merah yang tua yang dihancurkan dirubah kedalam suatu bahan kimia yang disebut bilirubin dan dilepaskan kedalam darah. Bilirubin dikeluarkan dari tubuh oleh hati. Hati memodifikasi bilirubin dan mengeluarkan bilirubin yang telah dimodifikasi kedalam empedu.

    Batu-Batu Empedu Hitam: Jika ada terlalu banyak bilirubin dalam empedu, bilirubin bergabung dengan konstituen-konstituen lain dalam empedu, contohnya, Kalsium, membentuk pigmen (disebut begitu karena ia berwarna coklat tua). Pigmen larut secara buruk dalam empedu dan, seperti kolesterol, ia menempel bersama-sama dan membentuk partikel-partikel yang tumbuh dalam ukurannya dan akhirnya membentuk batu-batu empedu. Batu-batu empedu yang terbentuk dalam cara ini disebut batu-batu empedu pigmen hitam karena mereka adalah hitam dan keras.

    Batu-Batu Empedu Coklat: Jika ada pengurangan kontraksi dari kantong empedu atau halangan pada aliran empedu melalui saluran-saluran, bakteri-bakteri mungkin naik dari usus dua belas jari (duodenum) kedalam saluran-saluran empedu dan kantong empedu. Bakteri-bakteri mengubah bilirubin dalam saluran-saluran dan kantong empedu, dan bilirubin yang telah dirubah bergabung dengan kalsium membentuk pigmen. Pigmen kemudian bergabung dengan lemak-lemak dalam empedu (kolesterol dan asam-asam lemak dari lecithin) membentuk partikel-partikel yang tumbuh kedalam batu-batu empedu. Tipe batu-batu empedu ini disebut suatu batu empedu pigmen coklat karena ia adalah lebih coklat daripada hitam. Ia juga lebih lembut daripada batu-batu empedu pigmen hitam.

    Tipe-Tipe Lain dari Batu-Batu Empedu. Tipe-tipe lain dari batu-batu empedu adalah jarang. Mungkin tipe batu empedu yang paling menarik adalah batu empedu yang terbentuk pada pasien-pasien yang mengkonsumsi antibiotik-antibiotik, ceftriaxone (Rocephin).

    Ceftriaxone adalah tidak umum dimana ia dieliminasi dari tubuh dalam empedu dalam konsentrasi-konsentrasi yang tinggi. Ia bergabung dengan kalsium didalam empedu dan menjadi tidak dapat larut. Seperti kolesterol dan pigmen, ceftriaxone dan kalsium yang tidak dapat larut membentuk partikel-partikel yang tumbuh menjadi batu-batu empedu. Untungnya, kebanyakan dari batu-batu empedu ini menghilang sekali antibiotiknya dihentikan; bagaimanapun, mereka mungkin masih menyebabkan persoalan-persoalan hingga mereka menghilang. Tipe batu empedu lainnya yang jarang adalah dibentuk dari kalsium karbonat (calcium carbonate).



      Waktu sekarang Fri Sep 30, 2016 1:42 pm