Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hanya Butuh 14 Hari Tubuh Ramping Bisa Berubah Penuh Lemak

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Hanya Butuh 14 Hari Tubuh Ramping Bisa Berubah Penuh Lemak

    Post  kuning on Tue Aug 16, 2011 1:33 pm

    Hanya Butuh 14 Hari Tubuh Ramping Bisa Berubah Penuh Lemak


    Meski berat badan sehat dan kondisi tubuh bugar, namun bila Anda kurang aktivitas maka hanya perlu waktu 2 minggu untuk mengubah sistem metabolisme dan kebugaran. Tubuh bisa berubah dari fit jadi fat (banyak lemak) hanya dalam 14 hari.

    Hasil studi baru yang telah dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology menunjukkan bahwa hanya butuh 2 minggu pengurangan aktivitas untuk melihat perubahan yang signifikan pada metabolisme dan kebugaran.

    Salah satu hasil studi menyebutkan bila seseorang terbiasa hidup sehat dengan berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari, kemudian menguranginya menjadi 1.500 langkah per hari, maka akan terjadi peningkatan 7 persen pada lemak perut setelah 14 hari, meski ia tetap mempertahankan pola makan yang normal.

    Pengurangan aktivitas jalan kaki juga akan mengakibatkan penurunan kapasitas VO2max (kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen) sebesar 7 persen, berkurangnya kekuatan otot dan memperburuk sensitivitas insulin.

    Selain itu, hanya butuh 3 hari pengurangan aktivitas untuk melihat peningkatan kadar glukosa darah pasca makan, yang dari waktu ke waktu akan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

    Studi tersebut difokuskan secara khusus pada kegiatan non olahraga, seperti berjalan mengelilingi komplek, berjalan menuju halte bus atau hanya untuk berjalan menuju meja rekan kerja.

    "Ada bukti epidemiologis yang menunjukkan bahkan pada orang yang rutin berolahraga, terlalu lama duduk dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit," jelas John P. Thyfault, PhD, asisten profesor di University of Missouri, seperti dilansir Menshealth.

    Thyfault menyarankan bangunlah dari tempat duduk setiap 15 sampai 20 menit dan bergerak di sekitar. Jika otot rangka menjadi benar-benar tidak aktif untuk jangka waktu yang lama, maka tubuh akan memulai perubahan biokimia yang menyebabkan resistensi insulin dan glukosa darah.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 11:21 pm