Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gemuk Tapi Sehat Lebih Baik Daripada Harus Diet Mati-matian

    Share

    anima

    28
    05.07.11

    Gemuk Tapi Sehat Lebih Baik Daripada Harus Diet Mati-matian

    Post  anima on Wed Aug 17, 2011 5:52 am

    Gemuk Tapi Sehat Lebih Baik Daripada Harus Diet Mati-matian


    Kelebihan berat badan sering dikaitkan dengan faktor risiko berbagai penyakit, sehingga banyak yang berusaha keras untuk kurus. Meski gemuk tidak sehat, mati-matian menurunkan berat-badan juga tidak lebih sehat dan malah lebih berbahaya.

    Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, 1 dari 3 pengidap obesitas tidak memiliki gangguan kesehatan yang berarti. Meski tidak berarti bahwa gemuk itu sehat, namun hal ini menunjukkan bahwa tubuh gemuk tidak selalu harus secepatnya dikuruskan.

    Ketika seseorang penderita obesitas menyadari dirinya punya risiko penyakit, orang tersebut biasanya akan banyak melakukan modifikasi atau perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Di antaranya adalah olahraga teratur, makan makanan bergizi seimbang.

    Perubahan ini sedikit banyak akan membuat berat badan lebih stabil, dalam arti tidak bertambah gemuk sehingga dapat mengurangi faktor risiko. Bagi sebagian orang gemuk, pencapaian ini sudah sangat bagus meski tidak menjadikan tubuhnya lebih kurus.

    Namun pada beberapa orang yang lebih memikirkan penampilan daripada risiko kesehatan, hal pertama yang dilakukan ketika menyadari dirinya punya kelebihan berat badan adalah menyusun program diet superketat. Diet seperti ini cenderung tidak sehat dan kadang-kadang tidak berhasil.

    Secara umum, penelitian yang dimuat dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition and Metabolism ini menunjukkan bahwa orang gemuk cenderung lebih sehat ketika mampu menjaga berat badan tidak tambah gemuk. Sementara yang berusaha menurunkan berat badannya, kesehatannya justru lebih buruk.

    Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di York University ini melibatkan sedikitnya 6.000 orang gemuk yang dikategorikan obesitas. Dikutip dari Dailymail, gaya hidup para partisipan diamati selama 16 tahun, lalu dibandingkan kesehatannya dengan orang-orang dengan berat badan normal.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 2:48 am