Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jangan Mengejek Pasangan Anda!

    Share

    La Rose

    75
    16.08.11

    Jangan Mengejek Pasangan Anda!

    Post  La Rose on Wed Aug 17, 2011 4:26 pm

    Jangan Mengejek Pasangan Anda!


    Perempuan tentu ingin selalu dipuji oleh pasangannya seperti penampilan sehari-hari. Misalnya, baju baru atau model rambut. Tetapi kenyataannya, pujian dari pasangan jarang didapat. Padahal, hal-hal seperti itu sangat penting dalam sebuah hubungan.

    Orang-orang di seluruh dunia boleh mengatakan kita jelek atau gendut. Hal itu tidak masalah. Tetapi, jika pasangan kita yang mengatakan hal tersebut, walaupun hanya bercanda, kita tentu merasa tidak senang, marah, dan tersingung. Karena, perempuan selalu ingin terlihat sangat menarik di mata pasangannya.

    Perempuan tentu ingin mendengar pujian yang jujur dari pasangan kita. Tetapi, toh, sebenarnya kita juga ingin mendengar pujian yang positif daripada negatif dari pasangan kita tentang penampilan fisik kita. Agar kita tambah percaya diri tidak merasa tambah minder di depan matanya.

    Menurutku, kadang-kadang sebagai laki-laki, ada baiknya juga berbohong soal pujian kepada pasangannya. Tidak usah berkata jujur. Lebih baik berbohong demi kebaikan dan berkata selalu positif pada pasangannya. Karena kebanyakan perempuan tidak tahan dan sensitif kalau dikritik, terutama soal penampilannya. Apalagi dalam hal penampilan fisik yang tidak bisa dirubah memang dari sananya, bawaan sejak lahir. Yang ada, malah biasanya jadi ribut dan tersinggung dengan hal-hal sepele. Alih-alih sebuah pujian malah yang ada ejekan dari pasangan kita ini.

    Tetapi ada juga perempuan yang lebih menyukai laki-laki berkata jujur kalau ditanya soal penampilannya. Misalkan mau pergi ke sebuah pesta bersama pasangan. Pasti dia akan bertanya pada pasangannya saat mencoba pakaian yang akan dikenakan ke pesta. Misalnya, “Sayang, bagus nggak aku pakai baju ini?” Atau “Sayang, aku kelihatan gemuk, nggak, sih, pakai baju ini?” Atau “Sayang, bagus, nggak rambutku?” Pokoknya macam-macam, deh, pertanyaan yang dilontarkan saat akan pergi bersama pasangannya. Biasanya dilakukan sambil mematut diri di depan kaca.

    Ada laki-laki yang ketika ditanya pasangannya langsung memuji penampilan dan kecantikannya. Ada juga laki-laki yang malah mengejek dan menertawakan penampilan dan kecantikan pasangannya. Bahkan ada laki-laki yang tidak setuju dengan penampilan pasangannya saat akan pergi ke pesta dan memohon untuk mengganti dengan pakaian lain yang lebih cocok menurut kacamatanya.

    Padahal, sarannya itu benar-benar nggak sreg banget dengan diri kita. Apalagi, ketika dia meminta kita untuk memakai pakaian yang modelnya memang kita nggak suka banget. Tetapi menurut dia kalau kita memakai pakaian itu sangat menarik, cantik, dan anggun. Yang jelas laki-laki umumnya lebih suka melihat kita berpenampilan sederhana daripada yang serba ngejreng. Hahaha........ Bukankah begitu, wahai para lelaki?

    Bagi laki-laki, dalam hal penampilan fisiknya, tentu tidak begitu ribet dan bermasalah daripada perempuan. Karena laki-laki cukup pergi ke gym, badan pun berotot. Malah ada yang perutnya sampai six packs segala. Sedangkan kebanyakan perempuan dituntut harus langsing, muka harus selalu terlihat cantik, perawatan ini-itu di salon, pergi ke gym, diet, etc.

    Yaaa, perempuan ternyata lebih ribet dan lebih makan banyak waktu dan biaya daripada laki-laki. Tetapi, jaman sekarang banyak juga cowok yang pergi ke salon perawatan ini-itu, tidak kalah ribet-nya dengan perempuan dalam hal gaya dan biaya.

    Dahulu, klinik-klinik kecantikan hanya di datang para perempuan. Tetapi di jaman sekarang, ternyata, laki-laki juga banyak yang datang ke klinik-klinik kecantikan. Meskipun laki-laki tidak merawat penampilan fisiknya, banyak tuh yang menggandeng perempuan-perempuan cantik. Karena para perempuan itu tidak melihat fisik laki-laki. Yang lebih penting bagi seorang perempuan, ketebalan dompet para lelaki. Hahahaha.... Biarpun laki-laki itu gendut, bulat, dan botak, tetapi dia tajir dan royal tetap laris manis. Iya, kan?



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:22 am