Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Udara Dingin Bisa Memicu Amarah

    Share

    risma

    202
    Lokasi : Kendari
    19.01.09

    Udara Dingin Bisa Memicu Amarah

    Post  risma on Fri Aug 19, 2011 11:16 am

    Udara Dingin Bisa Memicu Amarah


    Ruang kantor tak akan pernah lepas dari penyejuk udara. Bahkan, kerap kali penyejuk udara dibuat sangat dingin untuk mencegah panas di luar masuk ke dalam ruangan. Namun, tahukah Anda, kalau ruangan terlalu dingin dapat memicu amarah, kurangnya konsentrasi, bahkan turunnya produktivitas.

    Hal ini menurut sebuah survei yang dilakukan uSwitchforbusiness.com. Diketahui kalau tiga per empat responden mengatakan suhu yang terlalu dingin mengarah pada munculnya lebih banyak argumen dibandingkan suhu ideal.

    Hampir sembilan dari sepuluh keluhan yang muncul di kantor terjadi akibat suhu ruangan yang terlalu dingin. Banyak yang mengatakan bahwa suhu tersebut membuat mereka kurang produktif.

    Hampir 47 persen percaya bahwa penyejuk udara menyebarkan penyakit. Lalu, hampir tujuh berbanding delapan atau sekitar 68 persen mengatakan lebih memilih udara segar di luar ruangan.

    "Bukannya mendinginkan suasana, suhu dingin dari penyejuk udara justru membuat munculnya banyak keluhan dan amarah," ujar James Constant, directur uSwitchforbusiness.com, dikutip Daily Mail.

    Ia juga menambahkan bahwa, tiga perempat dari para pekerja menderita 'tipuan kemarahan udara'. Penelitian ini bisa jadi pertimbangan perusahaan apakah membuang uang terlalu banyak untuk penyejuk udara ketika para pekerja merasa kedinginan atau tidak.



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 5:09 pm