Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menangis, Cara Terburuk Atasi Masalah Cinta

    Share

    meilani

    97
    18.08.11

    Menangis, Cara Terburuk Atasi Masalah Cinta

    Post  meilani on Fri Aug 19, 2011 3:35 pm

    Menangis, Cara Terburuk Atasi Masalah Cinta


    Wanita kerap menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya mau menuruti keinginannya.

    Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam, adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan dan rasa bersalah dalam dirinya.

    Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.

    1. Wanita yang Menangis Membuat Pria Panik
    Ketika pria melihat wanita menangis, otaknya akan 'berhenti' memikirkan hal lain, kecuali air mata yang membasahi pipi dan wajah yang terlihat merana. Akibatnya, ia jadi panik dan tidak bisa fokus pada permasalahan sebenarnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk diam bahkan bisa saja dia pergi karena tidak tahan melihat tangisan si wanita.

    2. Menangis Tersedu-sedu: Buat Pria Merasa Bersalah
    Di dalam pikiran pria, tangisan tersedu-sedu dari seorang wanita seolah mengatakan: "Ya, kamu bersalah sudah membuat saya seperti ini". Sikap ini bisa membuat pria terpojok sehingga otaknya menolak untuk 'mencerna' perkataan yang keluar dari mulut kekasihnya.

    Dia akan mencoba bersikap defensif; mencoba menyangkal dari kesalahan yang telah diperbuatnya pada Anda. Dia juga akan bersikeras kalau masalah yang terjadi bukan sepenuhnya karena kesalahannya. Meskipun mungkin pada kenyataannya, memang dia yang bertanggung jawab.

    Bagaimana seharusnya menyikapi masalah serius yang terjadi dalam hubungan asmara?

    Saat bertengkar atau membahas permasalahan serius dalam hubungan, cobalah mengontrol emosi. Mungkin akan ada satu-dua tetes air mata yang mengalir, tapi usahakan tetap ambil sikap tenang dan jangan meratap. Marah dan mengungkapkan kekesalan sangat wajar dalam pertengkaran, namun jangan sampai meledak-ledak.

    Jika ingin menangis tersedu-sedu, lakukanlah saat Anda sendiri di dalam kamar. Atau, Anda bisa menangis kencang di depan sahabat atau orang terdekat. Mereka akan dengan sukarela 'meminjamkan' bahunya dan membiarkan Anda meluapkan kesedihan, selama dan sebesar Anda mau.

    Setelah itu, keringkanlah air mata Anda, tenangkan diri dan baru mulai berbicara dengan pasangan. Apapun masalahnya, jika menghadapi kekasih dengan tenang dan tingkah laku yang rasional, dia akan bersedia mendengarkan Anda. Meskipun apa yang akan dia dengar mungkin tidak disukainya.

    Tapi setidaknya, membicarakan masalah dengan kepala dingin akan memudahkan kalian berdua untuk sama-sama mencari solusinya. Dan, hal itulah yang paling penting, dibandingkan terus-menerus meributkan masalah yang bisa berujung pada putusnya hubungan asmara.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 9:26 am