Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Untung Rugi Makan Sambil Berdiri

    Share

    zuko

    151
    25.06.11

    Untung Rugi Makan Sambil Berdiri

    Post  zuko on Tue Aug 23, 2011 2:19 am

    Untung Rugi Makan Sambil Berdiri


    Makan dalam posisi duduk tentunya lebih nyaman dibanding berdiri, karena tidak harus memegangi piring dan yang jelas kakinya tidak terasa pegal. Namun dalam kondisi tertentu, makan dalam posisi berdiri lebih menguntungkan bagi kesehatan.

    Secara umum, makan dalam posisi berdiri banyak dihindari karena terkesan tidak sopan jika di tempat tersebut sudah tersedia meja makan. Makan dalam posisi berdiri hanya lazim dilakukan dalam acara resepsi pernikahan, yang biasanya tidak menyediakan meja makan untuk tamu undangan.

    Selain terkesan tidak sopan, makan dalam posisi duduk memang lebih banyak keuntungannya jika dilihat dari aspek kesehatan. Salah satunya adalah mencegah refluks atau naiknya asam lambung ke kerongkongan yang bisa menyebabkan sensasi nyeri di dada.

    Pada penderita darah rendah, makan sambil duduk juga bisa mencegah orthostatic hipotension atau penurunan tekanan darah saat perut sedang mencerna makanan. Ketika sedang makan dalam porsi besar, aliran darah terkonsentrasi di organ pencernaan sehingga kepala jadi mudah pusing.

    Meski demikian, makan sambil berdiri bisa lebih menguntungkan bagi penderita gangguan metabolisme khususnya terkait gula darah dan kolesterol. Proses pengolahan kedua senyawa tersebut kadang-kadang justru lebih lancar saat makan sambil berdiri.

    Saat berdiri, enzim lipase yang berfungsi memecah lemak mengalami peningkatan aktivitas sehingga tidak terjadi penupukan di otot. Lemak dalam makanan juga bisa langsung terpakai, sebab seperti dikutip dari ScienceDaily, berdiri selama 60 menit dapat membakar 60 kalori.

    Sama halnya dengan lemak, gula darah juga lebih banyak terpakai ketika seseorang makan dalam posisi berdiri. Makin banyak kandungan gula dalam makanan yang langsung terbakar menjadi energi, maka kadarnya dalam darah menurun sehingga risiko diabetes juga menjadi lebih rendah.

    Dari aspek kesehatan, makan sambil duduk maupun berdiri punya kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga tidak ada salah satu yang lebih dianjurkan. Kalaupun lebih dianjurkan untuk duduk, alasannya adalah kenyamanan sementara jika terpaksa harus berdiri maka tidak ada dampak negatif yang serius.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 8:33 am