Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Wanita Gemuk Setelah Nikah

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Wanita Gemuk Setelah Nikah

    Post  kuning on Tue Aug 23, 2011 10:22 am

    Wanita Gemuk Setelah Nikah, sedangkan Pria Paska Cerai



    Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 10.000 pria dan perempuan yang disurvei antara 1986 dan 2008 menemukan, guncangan dalam hubungan dapat memengaruhi berat badan, baik pada pria maupun perempuan.
    Temuan mengungkap, menikah dan bercerai sama-sama memberi efek 'guncangan' yang mengarah kepada penambahan berat badan yang cepat, terutama pada usia lebih dari 30-an tahun. Tapi, ada perbedaan yang jelas antara pria dan perempuan dalam pengalaman pernikahan traumatis pada lingkar pinggang mereka.

    Para peneliti menggunakan data dari survei nasional AS, pria dan perempuan ditimbang setiap tahun untuk melihat berapa kilogram penambahan atau kehilangan bobot mereka dalam dua tahun setelah pernikahan atau perceraian.

    Hingga usia 30 tahun, pernikahan maupun perceraian hanya berdampak kecil pada bobot tubuh pria maupun perempuan. Namun, di atas usia itu, kecenderungan penambahan berat badan setelah menikah atau perceraian mulai naik hingga usia 50 tahun.

    Kedua jenis kelamin itu cenderung untuk mendapatkan berat badan dalam dua tahun setelah perceraian atau pernikahan daripada seseorang yang tidak pernah menikah.

    Dmitry Tumin dari Ohio State University, yang memimpin penelitian, mengatakan, "Jelas, ada perbedaan efek transisi perkawinan pada perubahan berat badan berdasarkan gender".

    "Bagi pria, sampai batas tertentu mereka menambah berat badan, dan bagi perempuan, pernikahan menjadikan penambahan berat badan yang mungkin menimbulkan risiko kesehatan."

    Dampak terbesar akan dirasakan pada orang yang berusia lebih tua, sebab akan menjadi guncangan yang lebih besar di kemudian hari.

    Penelitian yang akan disajikan pada pertemuan tahunan American Sociological Association di Las Vegas, 22 Agustus 2011, menyatakan, penyebab pria dan perempuan merespons berbeda terhadap perceraian dan pernikahan belum begitu jelas.

    Prof Zhenchao Qian, seorang peneliti, mengatakan, "Perempuan menikah sering memiliki peran yang lebih besar di sekitar rumah daripada laki-laki, dan mereka mungkin memiliki sedikit waktu untuk berolahraga dan tetap fit daripada perempuan yang belum menikah.

    "Di sisi lain, penelitian menunjukkan bahwa pria menikah mendapatkan manfaat kesehatan dari pernikahan, dan mereka kehilangan manfaat begitu bercerai, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan," katanya seperti dikutip Telegraph.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 9:15 pm