Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Today at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    4 Sikap yang Tepat Saat Hadapi Pertengkaran

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    4 Sikap yang Tepat Saat Hadapi Pertengkaran

    Post  flade on Wed Aug 24, 2011 2:03 pm

    4 Sikap yang Tepat Saat Hadapi Pertengkaran


    Saat berdebat atau bertengkar dengan kekasih, seringkali kita tidak bisa mengontrol emosi, bertindak di luar kendali dan akhirnya hanya membuat masalah meruncing. Pada dasarnya, setiap konflik dalam hubungan asmara bisa selalu diselesaikan tanpa harus tarik urat, jika masing-masing pasangan mau bersikap dewasa.

    Dikutip dari Womansday, berikut ini sikap yang sebaiknya Anda lakukan agar pertengkaran tidak berujung pada putusnya hubungan asmara.

    1. Berpikir Sebelum Bicara
    Sebelum mengritik atau berkomentar sesuatu yang mungkin menyakiti hati pasangan, sebaiknya pertimbangkan kata-kata yang pantas. Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah yang saya katakan nanti akan membuatnya menjauh?"

    Menurut psikolog klinis Jennifer Hirsch, PsyD, cara terbaik untuk menangani situasi yang sulit adalah diam sejenak, pikirkan kata-kata yang akan keluar dari mulut Anda. Singkirkan kalimat yang kira-kira diinterpretasikan kasar dan pilihlah kata yang lebih halus.

    2. Jangan Bertele-tele
    Seringkali saat terbawa emosi, kita cenderung membahas hal-hal yang keluar dari pokok pembicaraan. Masalah-masalah yang tidak seharusnya dibicarakan saat itu, jadi terangkat kembali dan membuat perdebatan semakin meruncing. Saat bertengkar, cobalah tarik napas dalam-dalam dan fokus hanya pada satu persoalan penting saja.

    3. Akui Kesalahan
    Memang tidak semua orang bisa dengan legowo mengakui kesalahannya. Jika pertengkaran terjadi karena kesalahan Anda, jangan coba mengelak dan justru mencari-mencari kesalahan si dia hanya karena gengsi. Sikap ini hanya akan menambah parah masalah. Berdebat sedikit boleh saja. Tapi pada akhirnya, akuilah kalau apa yang telah Anda perbuat memang tidak benar. Melontarkan kata "maaf" atau "kamu benar" adalah cara yang paling bijak untuk mengakhiri perdebatan. Misalnya, "Ya, maaf, kamu benar. Aku tidak seharusnya bohong pada kamu soal kemana aku pergi semalam".

    "Berani bertanggung jawab tehadap apa yang sudah Anda perbuat akan membuat pria lebih menghargai Anda, terutama jika hubungan sudah terjalin cukup lama. Hindari bertengkar sambil menunjuk-nunjukkan jari ke wajah lawan bicara," ujar Jess McCann, konselor percintaan dan penulis 'You Lost Him at Hello'.

    4. Jaga Intonasi Saat Bicara
    Perhatikan intonasi suara Anda saat berbicara dengan pasangan. Ketika pertengkaran memanas, kita pasti akan berusaha mempertahankan argumen. Biasanya hal itu dilakukan dengan menaikkan nada bicara agar Anda didengarkan. Selain membuang-buang energi dan membuat suara Anda serak, tidak ada pihak yang akan diuntungkan dengan saling membentak dan berteriak.

    Perlu diingat, saat berbicara dengan nada keras dan tinggi, yang lawan bicara Anda dengar hanyalah kemarahan --bukan maksud yang sedang Anda bicarakan. Ketika terlibat dalam perdebatan atau pertengkaran, coba kontrol intonasi Anda. Mungkin akan sedikit sulit, karena pada dasarnya itu adalah reaksi spontan. Tapi Anda bisa memelankan dan merendahkan suara dengan berpaling sejenak dari hadapannya, tarik napas dalam-dalam dan keluarkan perlahan. Dengan begitu hati akan sedikit tenang dan Anda bisa kembali berada dalam titik rasional.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 10:35 pm