Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jangan Takut Mengucap Kata Putus

    Share

    anima

    28
    05.07.11

    Jangan Takut Mengucap Kata Putus

    Post  anima on Sun Aug 28, 2011 5:03 pm

    Jangan Takut Mengucap Kata Putus


    Banyak pasangan rela bertahan dalam hubungan tak sehat demi menghindari kata 'putus'. Selain takut menyandang status jomblo, banyak pula yang melakukannya karena takut menyakiti pasangan.

    Bertahan dalam hubungan dengan penuh keraguan sangat tak sehat. Kondisi ini justru akan menyakiti pasangan lebih dalam. Jika memang sudah tak ada kecocokan sebaiknya berani membuat keputusan tegas. Lalu, bagaimana mengungkapkan kejujuran ini?

    Jangan merasa kasihan
    Tak perlu merasa kasihan pada pasangan. Terutama, jika hubungan ini secara emosi tidak membuat Anda atau pasangan tidak bahagia lagi.

    Ungkap semua yang Anda rasakan. Misalnya, soal keraguan mengenai hubungan yang terjalin. Dia punya hak untuk mengetahui alasan hubungan ini tak bisa diteruskan. Komunikasi ini penting dengan harapan tak saling menyalahkan satu sama lain selepas putus.

    Hadapi dengan berani
    Jika Anda sudah tak bisa melanjutkan hubungan, sebaiknya jujur daripada menghilang tanpa alasan. Bila Anda tiba-tiba tak mau mengangkat teleponnya atau menolak bertemu, si dia pasti akan membangun presepsi negatif yang memperburuk hubungan.

    Lewat tatap muka
    Meskipun banyak pasangan sekarang yang memutuskan hubungan via SMS atau telepon, sebaiknya Anda jangan meniru. Cara seperti itu sangat tidak etis, dan justru akan lebih menyakiti pasangan. Putuskan hubungan baik-baik melalui komunikasi tatap muka. Hubungan yang diawali dengan niat baik, hendaknya diakhiri dengan baik juga.

    Terima penolakannya
    Bila kekasih tidak bisa menerima keputusan Anda, itu wajar. Coba, ajak dia berdiskusi mengenai hubungan selama ini. Beri dia pengertian untuk bisa menerima keraguan Anda mengenai kelanjutan hubungan ini. Ajak si dia berpikir positif dan berdamai dengan keadaan yang sudah tak cocok.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:50 am