Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Jangan Takut Mengucap Kata Putus

    Share

    anima

    28
    05.07.11

    Jangan Takut Mengucap Kata Putus

    Post  anima on Sun Aug 28, 2011 5:03 pm

    Jangan Takut Mengucap Kata Putus


    Banyak pasangan rela bertahan dalam hubungan tak sehat demi menghindari kata 'putus'. Selain takut menyandang status jomblo, banyak pula yang melakukannya karena takut menyakiti pasangan.

    Bertahan dalam hubungan dengan penuh keraguan sangat tak sehat. Kondisi ini justru akan menyakiti pasangan lebih dalam. Jika memang sudah tak ada kecocokan sebaiknya berani membuat keputusan tegas. Lalu, bagaimana mengungkapkan kejujuran ini?

    Jangan merasa kasihan
    Tak perlu merasa kasihan pada pasangan. Terutama, jika hubungan ini secara emosi tidak membuat Anda atau pasangan tidak bahagia lagi.

    Ungkap semua yang Anda rasakan. Misalnya, soal keraguan mengenai hubungan yang terjalin. Dia punya hak untuk mengetahui alasan hubungan ini tak bisa diteruskan. Komunikasi ini penting dengan harapan tak saling menyalahkan satu sama lain selepas putus.

    Hadapi dengan berani
    Jika Anda sudah tak bisa melanjutkan hubungan, sebaiknya jujur daripada menghilang tanpa alasan. Bila Anda tiba-tiba tak mau mengangkat teleponnya atau menolak bertemu, si dia pasti akan membangun presepsi negatif yang memperburuk hubungan.

    Lewat tatap muka
    Meskipun banyak pasangan sekarang yang memutuskan hubungan via SMS atau telepon, sebaiknya Anda jangan meniru. Cara seperti itu sangat tidak etis, dan justru akan lebih menyakiti pasangan. Putuskan hubungan baik-baik melalui komunikasi tatap muka. Hubungan yang diawali dengan niat baik, hendaknya diakhiri dengan baik juga.

    Terima penolakannya
    Bila kekasih tidak bisa menerima keputusan Anda, itu wajar. Coba, ajak dia berdiskusi mengenai hubungan selama ini. Beri dia pengertian untuk bisa menerima keraguan Anda mengenai kelanjutan hubungan ini. Ajak si dia berpikir positif dan berdamai dengan keadaan yang sudah tak cocok.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 6:48 am