Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tubuh Perlu 15-60 Menit untuk Persiapan Bangun Tidur

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Tubuh Perlu 15-60 Menit untuk Persiapan Bangun Tidur

    Post  zuko on Thu Sep 01, 2011 1:19 am

    Tubuh Perlu 15-60 Menit untuk Persiapan Bangun Tidur


    Saat alarm berbunyi di pagi hari, beberapa orang sering menekan tombol snooze untuk menunda rencana bangun tidur. Kebiasaan ini menandakan tubuh belum benar-benar siap untuk terjaga, baik karena kelelahan maupun pola tidur yang salah.

    Untuk benar-benar siap lalu bisa bangun dalam kondisi bugar, seseorang butuh waktu persiapan yang lamanya bervariasi. Namun menurut sebuah survei di Inggris, 62 persen responden membutuhkan waktu persiapan antara 15 menit hingga 1 jam untuk bangun tidur.

    Seorang pakar kesehatan tidur di Inggris, Dr Neil Stenley mengatakan bahwa kecenderungan ini erat kaitannya dengan jam biologis. Menurutnya, tubuh memiliki jam biologis yang sangat disiplin melakukan persiapan selama beberapa jam sebelum waktunya bangun pagi.

    Namun karena berbagai hal termasuk kelelahan dan tidur terlalu malam, proses ini mengalami keterlambatan dan baru dimulai ketika weker atau alarm berbunyi di pagi hari. Akibatnya tubuh terasa tidak bugar dan akan pusing jika dipaksakan untuk bangun saat itu juga.

    "Ibaratnya saat menyalakan komputer, Anda terlalu banyak menekan tombol dan meng-klik sebelum tampilan di layar benar-benar siap," ungkap Dr Stenley saat menganalogikan orang bangun tidur dengan komputer yang baru dinyalakan, seperti dikutip dari Dailymail.

    Meski demikian, menekan tombol snooze (tunda) kemudian tidur lagi selama beberapa saat dinilai tidak memberikan solusi jangka panjang. Sesekali boleh dilakukan, namun untuk memperbaiki jam biologis yang harus dilakukan justru langsung bangun dan membuka tirai agar sinar matahari masuk.

    Cahaya terang akan memberikan sinyal bagi tubuh, sebagai tanda bahwa hari sudah siang dan seharusnya sudah tidak mengantuk. Selain itu, cahaya matahari pagi juga akan menghangatkan tubuh yang sepanjang malam suhunya turun karena aktivitas jantung berkurang.

    Sementara itu, penelitian lain mengatakan bahwa kesulitan untuk langsung bangun di pagi hari lebih sering dialami remaja. Bukan berarti para remaja malas bangun pagi, namun diyakini karena di usia tersebut para remaja menghabiskan lebih banyak energi sehingga butuh lebih banyak istirahat.

    Selain itu, kondisi hormonal yang belum stabil di usia tersebut turut mengganggu pola tidur khususnya saat bangun di pagi hari. Aktivitas hormon seks yakni testosteron dan progesteron diyakini sangat mempengaruhi pola tidur, sehingga remaja cenderung butuh tidur lebih lama.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:01 am