Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kurang Tidur Bisa Sebabkan Hipertensi

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kurang Tidur Bisa Sebabkan Hipertensi

    Post  clara on Fri Sep 02, 2011 1:29 pm

    Kurang Tidur Bisa Sebabkan Hipertensi


    Setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup, karena jika kurang akan berdampak bagi kesehatannya. Studi menemukan orang yang kurang tidur bisa mengalami tekanan darah tinggi.

    Orang yang kekurangan tidur biasanya sering melakukan kesalahan dan merasa kesal di pagi hari. Ternyata konsekuensinya tidak hanya sebatas itu. Seiring waktu, orang yang sering kurang tidur bisa berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.

    Saat tidur seseorang akan mengalami fase gelombang otak yang dikenal dengan slow-wave sleep. Fase tidur ini dianggap restoratif dan telah terbukti penting untuk memori serta performa dari mental seseorang.

    Studi yang melibatkan 784 partisipan ini menemukan orang-orang yang menghabiskan waktu slow-wave sleep kurang dari 4 persen memiliki peluang 83 persen lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi (hipertensi).

    "Hasil ini menunjukkan adanya aspek penting mengenai kualitas tidur dengan risiko tekanan darah tinggi, dan orang yang sudah tua cenderung kurang mendapatkan tahap slow-wave sleep seiring dengan bertambahnya usia," ujar Eve Van Cauter, direktur Sleep, Metabolism and Health Center di University of Chicago, seperti dikutip dari Healthland.Time.

    Sebelumnya telah diketahui bahwa masalah tidur berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Sleep apnea dan gangguan kronis membuat seseorang terbangun dan harus berjuang untuk menarik napas beberapa kali di malam hari, kondisi ini sangat terkait dengan peningkatan tekanan darah.

    Dr Susan Redline yang ikut terlibat dalam studi ini dan profesor di Harvard Medical School menuturkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu orang tidur lebih lama dan lebih dalam seperti pergi dan bangun tidur di waktu yang sama, menghindari alkohol dan tembakau sebelum tidur serta membersihkan diri (sleep hygiene).

    "Tapi hal yang paling penting untuk menghindari kekurangan waktu tidur adalah tidak adanya gangguan selama tidur seperti sleep apnea, mengorok atau gerakan kaki yang periodik," ujar Dr Redline.

    Sedangkan tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi yang bisa menimbulkan berbagai macam komplikasi jika tidak tertangani dengan baik, terutama penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 1:49 pm