Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kota Tanpa Kuburan
Today at 7:50 am by jakarta

» JUAL OBAT KUAT VIAGRA USA ASLI | WHATSAPP 081328111657
Wed Dec 06, 2017 11:50 pm by varisha

» Pendidikan di Finlandia
Tue Nov 28, 2017 12:31 pm by flade

» Di Maroko, Semua Domba Pintar Memanjat Pohon
Sat Nov 25, 2017 10:50 am by flade

» Para Hackers Cantik
Sun Nov 12, 2017 2:24 pm by flade

» 3 Tips Ini Sukseskan Bisnis Kopi
Sat Nov 04, 2017 8:57 am by flade

» Akhir Pencarian Mbah Wongso, Warga Suriname Keturunan Jawa
Mon Oct 23, 2017 10:22 am by zuko

» Ini Cerita Move On Wanita yang Diputusin Jelang Nikah Usai Pacaran 9 Tahun
Wed Oct 11, 2017 8:17 am by flade

» Gores Mobil Rp 1,4 M, Gadis Ini Malah Dapat Keberuntungan Tak Terduga
Mon Sep 25, 2017 5:35 pm by lea

IKLAN ANDA


    Asupan Garam Bikin Otak Makin Bodoh

    Share
    avatar
    flade

    955
    23.09.09

    Asupan Garam Bikin Otak Makin Bodoh

    Post  flade on Sat Sep 03, 2011 1:51 pm

    Asupan Garam Bikin Otak Makin Bodoh


    Garam merupakan salah satu bumbu penyedap yang selalu disiram pada hampir setiap menu masakan. Banyak yang menganggap, makanan tanpa garam menyebakan hambar makanan, juga kurang nendang. Sebuah studi mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk mengurangi konsumsi garam.

    Penelitian terbaru menunjukkan, mengonsumsi lebih sedikit garam dan berolahraga lebih sering dapat menjaga otak tetap cerdas. Meskipun tak menyelidiki proses garam yang memengaruhi kecerdasan, peneliti menemukan korelasi kuat antara gaya hidup, konsumsi natrium tinggi dan menurunnya fungsi kognitif.

    Studi menganalisis data dari studi longitudinal nutrisi dan penuaan. Hasilnya, ada hubungan kuat antara asupan natrium, aktivitas fisik rendah dan penurunan fungsi otak dengan usia seseorang. Hal ini telah memperhitungkan faktor lain seperti tingkat pendidikan dan diet secara keseluruhan.

    Para peneliti tidak mengklaim garam mengikis sel abu-abu di otak penyebab penurunan kognitif, namun melihatnya sebagai penurunan tingkat kesehatan secara keseluruhan. Bahwa sodium terkait dengan kenaikan tekanan darah, berdampak pada kesehatan tulang dan jantung secara keseluruhan.

    Namun, pengaruh garam dapat dikurangi dengan melakukan aktivitas fisik terutama berolahraga. Penulis utama studi Carol Greenwood, seorang ilmuwan gizi dan direktur interim penelitian terapan di Baycrest Kunin-Lunenfeld Toronto menyatakan," Orang-orang yang aktif secara fisik terlindungi dari efek buruk garam, terlepas berapa banyak asupan sodium mereka. Yang penting adalah menjaga sistem kardiovaskular. Dan manfaat olahraga akan lebih besar daripada efek negatif yang ditimbulkan garam," katanya seperti dikutip dari Shine.

    Dr David Katz, direktur studi medis kesehatan masyarakat di Universitas Yale, menambahkan, " Cukup beralasan bahwa orang yang aktif , bugar dan sehat secara keseluruhan, lebih baik dalam 'menahan' potensi bahaya sodium daripada yang kurang berolahraga."

    Namun ia mengingatkan, diet sodium akan langsung memengaruhi fungsi kognitif pada orang usia lanjut. Sehingga, asupan garam harus dibatasi hingga tingkat yang direkomendasikan antaralain mengurangi makanan olahan dan lebih baik mengasup makanan yang diolah dari bahan segar.



      Waktu sekarang Mon Dec 18, 2017 8:27 am