Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    memelihara ikan hias

    Share

    linda

    114
    Age : 28
    20.01.09

    memelihara ikan hias

    Post  linda on Fri May 08, 2009 6:35 am

    Ikan Cupang

    Pendahuluan

    Keindahan tubuh dan ciri-ciri yang spesifik yang dimiliki oleh setiap ikan hias serta nilai ekonomis, adalah faktor utama yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan hias. Salah satu jenis ikan yang memiliki syarat-syarat tersebut adalah ikan cupang hias.

    Untuk membudiayakan atau mengembangkan ikan cupang hias tidaklah memerlukan lahan yang luas, cukup menyediakan areal sekitar 5 meter persegi. Di Wilayah Jakarta Pusat budidaya ikan cupang ada yang dilakukan diatas dak rumah dan dipekarangan yang relatif sempit, dengan menggunakan wadah bekas ataupun kolam bak semen atau akuarium. Ikan ini relatif mudah dipelihara dan dibudidayakan, karena tidak memerlukan pakan khusus. Pakan ikan untuk benih biasanya digunakan pakan alami berupa kutu air atau daphnia sp. yang dapat ditemukan di selokan yang airnya tergenang. Untuk induk cupang digunakan pakan dari jentik-jentik nyamuk (cuk). Untuk pertumbuhan anak ikan bisa diberi kutu air dan diselingi dengan cacing rambut, akan lebih mempercepat pertumbuhan anak ikan.

    Wadah Budidaya

    Pada umumnya wadah pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1 x 2 m atau akuarium 100 x 40 x 50 cm, sedang wadah perkawinannya lebih kecil dari wadah pembesaran, yang bisa digunakan antara lain : baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan.

    Ciri-ciri khusus

    Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
    Ciri ikan jantan untuk dipijahkan :

    Umur ± 4 bulan
    Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah.
    Gerakannya agresif dan lincah.
    Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).

    Ciri-ciri ikan betina :

    Umur telah mencapai +- 4 bulan
    Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
    Gerakannya lambat.
    Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
    kondisi badan sehat.

    Pemijahan dan perawatan ikan

    Setelah induk cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan wadahnya maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemijahan :

    1. Persiapkan wadah baskom/akuarium kecil dan bersih.
    2. Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 - 30 Cm.
    3. Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari.
    4. Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja.
    5. Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan.
    6. Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan.
    7. Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas.

    Pembesaran anak

    1. Ketika burayak ikan cupang sudah dapat brenang dan sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.
    2. Pindahkan anakan bersama induk jantannya.
    3. Kemudian benih ikan diberi makanan kutu air dan wadah ditutup.
    4. Sepuluh hari kemudian anak ikan dipindahkan ke tempat lain.
    5. Dan selanjutnya setiap satu minggu, ikan dipindahkan ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh.

    Pasca Panen
    Pasca panen yaitu setelah ikan cupang hias mencapai 1 bulan sudah dapat dilakukan pemanenan sekaligus dapat diseleksi atau dipilih. Ikan yang berkwalitas baik dan cupang hasil seleksi dipisahkan dengan ditempatkan ke dalam botol-botol tersendiri agar dapat berkembang dengan baik serta menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan cupang hias mulai terlihat keindahannya dan dapat dipasarkan.

    sumber: jakarta online

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Re: memelihara ikan hias

    Post  mayang.ungu on Sun Jul 05, 2009 8:45 pm

    gambar ikannya mana :g67:

    anak_dumai
    Super Mod

    205
    Age : 32
    Lokasi : Bandung
    21.12.09

    Re: memelihara ikan hias

    Post  anak_dumai on Sun Feb 14, 2010 11:29 pm

    mayang.ungu wrote:gambar ikannya mana :g67:

    klu ngk salah gambarr ikannya tu cantik sista

    Sponsored content

    Re: memelihara ikan hias

    Post  Sponsored content Today at 3:02 am


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 3:02 am