Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Sering Mimpi Buruk Tandanya Terlalu Banyak Bergadang

    Share

    zuko

    152
    25.06.11

    Sering Mimpi Buruk Tandanya Terlalu Banyak Bergadang

    Post  zuko on Mon Sep 12, 2011 1:17 am

    Sering Mimpi Buruk Tandanya Terlalu Banyak Bergadang



    Mimpi adalah bunga tidur yang kadang-kadang isinya tidak bisa ditebak. Namun jika merasa sering bergadang, bersiaplah untuk lebih sering memimpikan hantu atau hal-hal menyeramkan lainnya yang akan membuat kasur basah oleh keringat dingin.

    Hubungan antara pola tidur dengan frekuensi mengalami mimpi buruk diungkap baru-baru ini oleh para ilmuwan dari Yuzuncu Yil University di Turki. Penelitian yang dipimpin oleh Yavuz Selvi ini memastikan, tidur larut malam membuat seseorang lebih sering dihantui mimpi buruk.

    Para ilmuwan menyimpulkan hal itu setelah meneliti kecenderungan mimpi buruk pada 264 mahasiswa dengan metode Van Dream Anxiety Scale. Metode ini memiliki 4 skala, mulai dari 1 untuk menunjukkan seseorang sangat jarang mimpi buruk hingga 4 yang artinya sangat sering mimpi buruk.

    Hasil pengamatan kemudian dibandingkan dengan kecenderungan pola tidur yang diamati lewat kuisioner. Berdasarkan pola tidurnya, partisipan dikelompokkan dalam 2 kategori yakni morning-type atau lebih banyak beraktivitas di siang hari dan evening-type yang lebih banyak beraktivitas di malam hari.

    Partisipan yang lebih banyak beraktivitas di siang hari memiliki pola tidur yang relatif normal dan memiliki skor mimpi buruk rata-rata 1,23. Sementara partisipan yang banyak bergadang karena lebih sering beraktivitas di malam hari, skor mimpi buruknya lebih tinggi yakni 2,1.

    Belum diketahui pasti mengapa pola tidur bisa memicu perbedaan pada kecenderungan untuk mengalami mimpi buruk. Sebagian ahli menghubungkannya dengan jam biologis atau circadian rhythm, namun kebanyakan lebih tertarik mengaitkannya dengan tingkat stres.

    "Prinsipnya, ketika seseorang tidur terlalu larut maka kadar kortisol (hormon stres) akan meningkat dan ini bisa memicu mimpi buruk, mimpi aneh maupun mimpi-mimpi yang menyeramkan," ungkap pakar tidur dari University of Notre Dame, Jessica Payne yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut seperti dikutip dari Livescience.

    Laporan hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Sleep and Biological Rhythms edisi terbaru.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 2:41 am