Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan

    Share
    avatar
    lea

    391
    Age : 32
    08.03.09

    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan

    Post  lea on Tue Sep 13, 2011 3:17 am

    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan


    Pilihan karir dan pekerjaan umumnya lebih didasarkan pada minat dan bakat seseorang, meski kadang-kadang juga ditentukan oleh latar belakang pendidikannya. Khusus pada perempuan, hormon seks ikut mempengaruhi pilihan tersebut.

    Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Hormone and Behavior mengungkap, kondisi bawaan pada sistem reproduksi perempuan turut mempengaruhi pilihan karirnya. Kondisi yang dimaksud adalah komposisi hormon, yang menentukan hormon apa yang lebih dominan.

    Para perempuan dengan kondisi hormonal yang disebut Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) mengalami gangguan pada aktivitas enzym 21-hydroxylase. Gangguan ini memacu aktivitas pada kelenjar adrenal, sehingga produksi hormon androgen yang biasanya lebih dominan pada pria jadi berlimpah.

    Meski secara fisik tetap tampil sebagai feminin, beberapa sifat perempuan dengan gangguan CAH jadi cenderung menyerupai laki-laki. Salah satu sifat yang dipengaruhi adalah minat dalam memilih jenis karir atau pekerjaan yang ingin ditekuninya.

    Dalam survei yang dilakukan terhadap sejumlah responden, para responden perempuan yang secara klinis didiagnosis CAH cenderung memilih jenis pekerjaan yang berbeda dari perempuan pada umumnya. Pilihan pekerjaannya lebih mirip pilihan para responden laki-laki.

    Pekerjaan yang lebih banyak dipilih laki-laki maupun perempuan dengan CAH adalah pekerjaan yang dikatakan berorientasi pada benda (things oriented) misalnya bidang ilmu pengetahuan, teknologi, mekanika dan matematika. Sementara pada perempuan normal, jenis pekerjaan yang dipilih umumnya berorientasi pada orang (people oriented) seperti guru dan seniman.

    "Temuan kami menunjukkan bukti yang sangat kuat bahwa hormon seks khususnya androgen mempengaruhi minat para perempuan dalam memilih pekerjaan," ungkap Adriene M Beltz, psikolog yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Sciencedaily.



      Waktu sekarang Sun Jul 23, 2017 7:39 pm