Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan

    Post  lea on Tue Sep 13, 2011 3:17 am

    Hormon Seks Mempengaruhi Pilihan Karir Perempuan


    Pilihan karir dan pekerjaan umumnya lebih didasarkan pada minat dan bakat seseorang, meski kadang-kadang juga ditentukan oleh latar belakang pendidikannya. Khusus pada perempuan, hormon seks ikut mempengaruhi pilihan tersebut.

    Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Hormone and Behavior mengungkap, kondisi bawaan pada sistem reproduksi perempuan turut mempengaruhi pilihan karirnya. Kondisi yang dimaksud adalah komposisi hormon, yang menentukan hormon apa yang lebih dominan.

    Para perempuan dengan kondisi hormonal yang disebut Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) mengalami gangguan pada aktivitas enzym 21-hydroxylase. Gangguan ini memacu aktivitas pada kelenjar adrenal, sehingga produksi hormon androgen yang biasanya lebih dominan pada pria jadi berlimpah.

    Meski secara fisik tetap tampil sebagai feminin, beberapa sifat perempuan dengan gangguan CAH jadi cenderung menyerupai laki-laki. Salah satu sifat yang dipengaruhi adalah minat dalam memilih jenis karir atau pekerjaan yang ingin ditekuninya.

    Dalam survei yang dilakukan terhadap sejumlah responden, para responden perempuan yang secara klinis didiagnosis CAH cenderung memilih jenis pekerjaan yang berbeda dari perempuan pada umumnya. Pilihan pekerjaannya lebih mirip pilihan para responden laki-laki.

    Pekerjaan yang lebih banyak dipilih laki-laki maupun perempuan dengan CAH adalah pekerjaan yang dikatakan berorientasi pada benda (things oriented) misalnya bidang ilmu pengetahuan, teknologi, mekanika dan matematika. Sementara pada perempuan normal, jenis pekerjaan yang dipilih umumnya berorientasi pada orang (people oriented) seperti guru dan seniman.

    "Temuan kami menunjukkan bukti yang sangat kuat bahwa hormon seks khususnya androgen mempengaruhi minat para perempuan dalam memilih pekerjaan," ungkap Adriene M Beltz, psikolog yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Sciencedaily.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:15 am