Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tiga Fakta Seputar Makanan Organik

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Tiga Fakta Seputar Makanan Organik

    Post  kuning on Tue Sep 13, 2011 6:47 am

    Tiga Fakta Seputar Makanan Organik


    Sebagai konsumen, cara paling mudah untuk mengenali bahan makanan organik adalah dengan membaca label. Tetapi label 'organik' yang terdapat pada kemasan terkadang membingungkan.

    Belum lagi ada beberapa hal yang banyak salah dimengerti oleh para konsumen seputar makanan organik, mungkin juga termasuk Anda. Agar Anda tak salah kaprah, ketahui tiga fakta seputar makanan organik, seperti dilansir dari gourmet.com.

    1. Sumber bahan makanan lokal tidak sama dengan makanan organik
    Label lokal hanya menjelaskan lokasi peternakan atau pertanian dan bukan praktek pengolahan atau skala. Untuk mengetahui secara lebih detil Anda harus menanyakan apakah peternakan
    atau pertanian menerapkan standar praktek organik. Misalnya pemberian antibiotik pada hewan, apakah diberi obat kesuburan atau penggunaan zat kimia lainnya.

    2. Pengolahan organik tetap menggunakan bahan kimia
    Ada daftar panjang pestisida, herbisida, fungisida, pupuk, obat-obatan, dan bahan kimi lain yang telah disetujui untuk digunakan pada pertanian organik bersertifikat.
    Sebagai contoh, pyrethrum, yang merupakan pestisida yang sering digunakan baik pada peternakan maupun pertanian.Pada dasarnya bahan tersebut memiliki bahan aktif yang sama seperti permetrin
    sintetik, pestisida konvensional.

    3. Mengonsumsi makanan organik tak selalu ramah lingkungan
    Beberapa orang memilih menjadi vegetarian dan hanya mengonsumsi makanan organik dengan alasan lebih ramah lingkungan. Tetapi hal ini sangat tergantung pada kondisi serta metode yang diterapkan pada peternakan dan pertanian. Sebenarnya Anda tetap bisa menjaga lingkungan dengan mengonsumsi daging dalam jumlah yang tak berlebihan.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 3:08 pm