Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Inilah Penyebab Wanita Menikahi Pria yang Salah

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Inilah Penyebab Wanita Menikahi Pria yang Salah

    Post  flade on Mon Sep 19, 2011 10:19 am

    Inilah Penyebab Wanita Menikahi Pria yang Salah



    Tidak semua pernikahan bisa berjalan sempurna. Ada kalanya pernikahan itu retak karena si wanita merasa mereka menikahi pria yang salah.

    Wanita bisa merasa kalau sebenarnya mereka menikahi pria yang salah, tepat di hari-H janji sehidup semati terucap. Sebuah survei yang dilakukan Jennifer Gauvain, seorang terapis di Denver membuktikan hal itu. Menurut penelitiannya, setidaknya 30% wanita bercerai mengaku mereka menikahi pria yang salah saat berjalan di altar, tapi mereka tetap meneruskannya.

    Kenapa hal itu terjadi? Gauvain mengatakan, hal pertama yang bisa disalahkan adalah kisah dongeng seperti Cinderella. "Wanita dibesarkan dengan harapan yang tidak realistis, di mana seharusnya cinta itu ya seperti kisah dongeng," ujarnya.

    "Ketika dewasa, para wanita pun mendapatkan pesan yang sama melalui film-film komedi romantis kalau cinta itu membahagiakan, meskipun skenario yang ditampilkan itu sebenarnya tidak mungkin. Jadi wanita memahami kalau cinta itu selalu bisa jadi jalan keluar, meskipun sebuah hubungan tidak sehat," urainya lagi.

    Sebab lainnya yang membuat wanita 'terpaksa' menikahi pria yang salah adalah waktu biologis. Anggapan masyarakat membuat wanita merasa tertekan untuk segera menikah dan membangun sebuah keluarga.

    "Angka 30 itu seperti sebuah masa kedaluwarsa untuk wanita yang belum menikah," jelas Gauvain seperti dilansir WebMD dari MarieClaire.

    Ketika memasuki usia 30, wanita juga merasa dikejar-kejar untuk segera memiliki anak. Usia kepala tiga juga membuat wanita terpaksa meninggalkan momen usia 20-annya, di mana masa itu adalah waktunya bersenang-senang dan bereksperimen.

    "Di tahap 30-an, wanita merasa sudah tidak pantas atau tidak bisa melakukan hal-hal yang dilakukannya di usia 20-an," tutur Gauvain.

    Hal lainnya yang membuat wanita terpaksa menikahi pria yang salah adalah karena mereka merasa diburu-buru untuk segera naik pelaminan. "Meskipun wanita tidak pernah mengatakannya, mereka seringkali merasa sangat lega setelah memiliki cincin di jarinya. Bertunangan adalah kemenangan besar untuk mereka. Meskipun itu adalah pria yang salah, perhatian yang didapatkan dari pertunangan itu membuat fakta (pria yang salah) tersebut tersingkirkan," jelas Gauvain lagi.

    Seperti dikutip dari associatedcontent, penyebab lain yang membuat wanita tetap menikahi pria meski ia sadar itu mungkin salah adalah karena mereka berpikir, kepribadian atau kebiasaan suaminya bisa berubah. Kenyataannya, tidak semua pria bisa mengubah sifat dan kebiasaannya setelah naik pelaminan.

    Bukan hanya itu, wanita juga kerap berpikir pernikahan bisa membuat mereka bahagia dan tidak kesepian lagi. Faktanya, Anda tidak bisa mengharapkan pasangan menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan. Kebahagiaan Anda sebaiknya datang dari diri sendiri. Pernikahan memang bisa melengkapi kebahagiaan Anda tapi hal itu bukan satu-satunya sumber utama.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 3:49 pm