Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ini Penyebab Orang Gemuk Sulit Kontrol Nafsu Makan

    Share

    sangi

    282
    13.02.09

    Ini Penyebab Orang Gemuk Sulit Kontrol Nafsu Makan

    Post  sangi on Tue Sep 20, 2011 3:41 pm

    Ini Penyebab Orang Gemuk Sulit Kontrol Nafsu Makan


    Orang yang sudah mengalami obesitas terkadang sangat sulit mengontrol nafsu makannya. Kenapa? Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Yale, Amerika Serikat, menemukan penyebabnya.

    Para peneliti menemukan bahwa bagian di otak yang berfungsi menghentikan tubuh untuk bertindak impulsif, tidak berfungsi dengan baik pada orang yang mengalami obesitas atau kegemukan. Menurut penelitian tersebut, jika seseorang mengalami penurunan kadar glukosa, otaknya yang bertugas mengatur kontrol diri, tidak bekerja. Akhirnya orang itu pun menjadi ingin makan makanan tinggi kalori, seperti kue, biskuit dan keripik.

    Pada orang yang mengalami obesitas efeknya lebih jelas. Mereka jadi sangat nafsu makan hanya karena terjadi sedikit penurunan kadar glukosa. Glukosa ini biasanya terkadung dalam makanan karbohidrat. Makanan tersebut ada yang menyehatkan dan kurang baik untuk tubuh.

    Para peneliti percaya, kasus di atas terjadi karena otak mengajukan permintaan yang tinggi pada glukosa karena tubuh membutuhkannya sebagai energi. Oleh karena itu peneliti pun menyarankan agar setiap orang memastikan kadar glukosa mereka terjaga dengan cara yang sehat.

    Menjaga kadar glukosa itu bisa dengan makan makanan yang mengandung karbohidrat sehat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, nasi merah, kacang-kacangan dan roti gandum utuh. Sedangkan makanan dengan karbohidrat yang kurang baik adalah roti tawar putih, gula pasir, biskuit, kue, keripik, soft drink dan es krim.

    "Otak membutuhkan makanan ini. Kuncinya adalah makan makanan sehat untuk menjaga kadar glukosa," jelas pimpinan penelitian dari Universitas Yale, Professor Rajita Sinha, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Dalam penelitiannya, Prof Sinha dan timnya memanipulasi kadar gula darah pada para responden dengan menyuntikkan glukosa. Kemudian, responden melakoni scan otak dengan functional magnetic resonance imaging (fMRI). Di waktu yang sama, responden ditunjukkan gambar-gambar makanan tinggi dan rendah kalori.

    Hasil scan menunjukkan, saat kadar glukosa turun, dua bagian di otak menunjukkan hasrat untuk makan. Reaksi lebih jelas lagi muncul di prefrontal cortex, bagian di otak yang bertanggungjawab mencegah orang bertindak impulsif. Saat kadar glukosa menurun, bagian otak tersebut kehilangan kemampuan mereka. Kelemahan tersebut terlihat semakin nyata pada responden yang mengalami obesitas saat diperlihatkan gambar makanan berkalori tinggi.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:02 pm