Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Hilangkan Depresi dengan Menonton Film

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Hilangkan Depresi dengan Menonton Film

    Post  flade on Sat Sep 24, 2011 2:47 pm

    Hilangkan Depresi dengan Menonton Film


    Tertawa, sedih, terinspirasi atau berpikir panjang, mungkin bisa Anda alami setelah selesai menonton film. Tanpa disadari, menonton film memunculkan efek luar biasa bagi kepribadian banyak orang.

    Hal inilah yang kemudian dikembangkan oleh Gary Solomon, MPH, M.S.W., Ph.D., "Father of Cinematherapy" atau dikenal dengan "Movie Doctor". Seperti dilansir dari Cinema-Theraphy.com, ia mengembangkan metode terapi dengan memanfaatkan kekuatan transformasional film tertentu.

    Film digunakan untuk membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik dan terinspirasi untuk mengatasi masalahnya. Doktor Salomon menemukan, bahkan orang yang tidak dalam terapi dengan psikolog, bisa mendapatkan keuntungan dari menonton film terkait kondisi psikologisnya.

    Menurutnya, seseorang dapat menonton film sendiri dalam rumah. Mereka dapat menghentikan film setiap saat, untuk kembali melihat bagian yang mungkin memiliki dampak positif secara emosi bagi kondisi psikologisnya.

    Dengan menonton film sendiri, Anda memang bisa bebas menjerit, menangis, tertawa atau menjadi termenung tanpa takut mengganggu atau khawatir dengan penilaian orang lain. Banyak film yang bisa menjadi inspirasi jalan keluar terkait berbagai masalah dalam kehidupan.

    Sebagai psikoterapis, Dr. Solomon juga memberikan resep pada pasien-pasiennya. Tetapi, resep yang ia berikan bukan berisi nama obat, melainkan judul-judul film terkait kondisi psikologis pasiennya.

    "Film memilik efek positif yang luar biasa," katanya.

    Ketika menonton film, biasanya kita akan merasa seperti salah satu karakter dalam cerita. Setelah selesai menonton, solusi dalam film yang disampaikan melalui karakter ini, tanpa disadari bisa mengurangi perasaan depresi.

    Hal terpenting dari terapi ini adalah memilih film sesuai dengan masalah yang sedang Anda alami. Misalnya, Dr. Solomon merekomendasikan film 'War of the Roses' dan 'The Way We Were', bagi Anda yang mengalami masalah perceraian. Lalu, bagi yang sedang putus cinta, menonton film '500 Days of Summer', merupakan pilihan tepat.



      Waktu sekarang Sun Oct 02, 2016 5:22 am