Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Remaja Lebih Mudah Galau Jika Kurang Makan Buah

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Remaja Lebih Mudah Galau Jika Kurang Makan Buah

    Post  clara on Tue Sep 27, 2011 8:52 am

    Remaja Lebih Mudah Galau Jika Kurang Makan Buah


    Masa muda memang penuh gejolak, sehingga wajar jika remaja sering galau atau stres. Namun kegalauan pada remaja bukan hanya dipengaruhi oleh permasalahan yang dihadapi sehari-hari, sebab kurang makan buah juga bisa mempengaruhinya.

    Sebuah penelitian di Deakin University baru-baru ini mengungkap remaja yang rajin makan sayur dan buah-buahan relatif lebih jarang mengalami masalah kejiwaan. Sebaliknya jika sering makan makanan cepat saji dan kurang bergizi, remaja akan rentan mengalami depresi dan kegelisahan.

    Fakta ini disimpulkan berdasarkan pengamatan yang dilakukan para peneliti terhadap 3.000 remaja berusia 11-18 tahun di seluruh Australia. Selama kurun waktu 2 tahun sejak 2005, pola makan para partisipan diamati dan berbagai gangguan kejiwaan yang dialaminya juga dicatat.

    Felic Jack, ilmuwan yang memimpin penelitian ini mengatakan ada kaitan erat antara diet atau pola makan dengan tingkat kegalauan. Namun dalam publikasinya di jurnal PLoS One, ia tidak menjelaskan lebih detail bagaimana keduanya bisa saling berkaitan.

    Jack hanya menyarankan, remaja perlu mengonsumsi 2 porsi buah dan 5 porsi sayur tiap hari jika ingin terhindar dari stres. Konsumsi gandum atau karbohidrat kompleks lainnya seperti ubi dan kentang juga perlu ditingkatkan, sementara nasi dan makanan cepat saji sebaiknya dikurangi.

    "Mengonsumsi makanan dengan nutrisi tinggi sangat penting bagi remaja sebab pada masa ini mereka mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan dinamis. Nutrisi yang cukup akan sangat membantu," ungkap Jack seperti dikutip dari Xinhuanet.

    Berbagai masalah kejiwaan seperti depresi dan kegelisahan sangat sering dialami para remaja. Sebuah penelitian bahkan pernah mengungkap, 1 dari 5 remaja di Australia mengalami sedikitnya 1 jenis masalah kejiwaan baik yang dipicu oleh faktor genetika maupun stres atau faktor lingkungan.


      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 6:16 am