Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kelebihan Garam Bisa Hipertensi, Kekurangan Garam Bikin Lupa

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Kelebihan Garam Bisa Hipertensi, Kekurangan Garam Bikin Lupa

    Post  kuning on Wed Sep 28, 2011 12:57 pm

    Kelebihan Garam Bisa Hipertensi, Kekurangan Garam Bikin Lupa


    Konsumsi garam yang ideal sudah menjadi isu penting di dunia kesehatan. Kalangan medis selalu mengingatkan agar tidak terlalu berlebihan mengonsumsi garam terutama yang terdapat pada makanan olahan. Tapi jangan dilupakan pula, kurang garam bisa bikin orang jadi pelupa.

    Meski lebih banyak orang yang kelebihan makan garam, tapi tak jarang pula yang tubuhnya kekurangan garam karena diet yang salah atau pengaruh obat. Selain menyebabkan gondok, kurang garam juga menyebabkan orang sering lupa.

    Garam adalah mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dalam sel. Mineral ini juga membantu mendukung kesehatan saraf dan fungsi otot. Asupan minimum garam harian adalah 1.500 mg, sedangkan jumlah maksimum harian yang direkomendasikan 2.300 mg, menurut University of Colorado Extension.

    Di zaman yang serta instan ini, orang lebih banyak makan dengan garam berlebihan. Dampak buruk kelebihan garam juga lebih banyak diketahui, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) yang menjadi memicu penyakit jantung, stroke dan kanker.

    Tapi beberapa faktor seperti diet yang salah (terlalu banyak minum atau sama sekali tidak makan garam), perubahan hormon, obat-obatan tertentu seperti antidepresan, diuretik dan beberapa obat nyeri, serta beberapa penyakit juga bisa menyebabkan tubuh kekurangan natrium (garam) dalam darah, yang disebut dengan hiponatremia.

    Hiponatremia adalah ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi karena tingkat natrium darah dibawah 135 mEq/L, seperti dilansir Mayoclinic.

    Hiponatremia dapat menyebabkan kantuk, kelelahan dan kebingungan. Kondisi ini juga dapat memperlambat pikiran dan menyebabkan masalah dengan memori yang membuat orang sering lupa, menurut Ohio State University Medical Center, seperti dilansir Livestrong.

    Kondisi yang menguras jumlah natrium dalam tubuh ini juga dapat menyebabkan gejala muntah-muntah hebat, diare, gagal ginjal, gagal jantung, hipotiroidisme, sirosis hati dan penyakit Addison.

    Namun bila Anda sering lupa, sebaiknya jangan mencoba mengobatinya sendiri dengan meningkatkan asupan garam. Kehilangan memori dan sering lupa bisa berasal dari berbagai penyebab, sehingga perlu mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum menggunakan pengobatan rumah untuk mengobatinya. Selain itu, terlalu banyak makan garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang menjadi penyebab berbagai penyakit berbahaya.

    Asupan garam harian

    Dr Susan Jebb, Kepala Gizi dan Penelitian Kesehatan MRC di kantornya Cambridge seperti dikutip Timesonline, mengatakan konsumsi garam yang direkomendasikan untuk orang dewasa sebesar 6 gram atau setara dengan satu sendok teh.

    Dengan konsumsi garam 6 gram per hari, bisa mengurangi risiko stroke 13 persen dan risiko penyakit jantung 10 persen.

    Asupan garam memang perlu dibatasi agar terhindar dari penyakit tekanan darah seperti stroke dan jantung. Namun, terlalu sedikit garam dapat menyebabkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrem bisa berakibat fatal mengalami hiponatremia.

    Pakar kesehatan sepakat untuk memberikan rekomendasi penggunaan garam berdasarkan usia, yaitu sebagai berikut:

    • 0-6 bulan 1 gram

    • 7-12 bulan 1 gram

    • 1-3 tahun 2 gram

    • 4-6 tahun 3 gram (setengah sendok teh)

    • 7-10 tahun 5 gram

    • 11-14 tahun 6 gram

    • Dewasa 6 gram (satu sendok teh).



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 1:34 am